- Pihak almarhum Vidi Aldiano telah memenangkan tiga gugatan di tingkat pertama, yang membuktikan tuduhan pelanggaran hak cipta tidak berdasar.
- Berdasarkan putusan MK, kewajiban membayar royalti pertunjukan ada pada penyelenggara acara, bukan pada penyanyi.
- Kuasa hukum meyakini Mahkamah Agung akan menolak kasasi Keenan Nasution karena gugatan dinilai mengada-ada dan tidak sesuai fakta hukum.
Suara.com - Pihak almarhum Vidi Aldiano melalui kuasa hukumnya, Yakup Hasibuan, memberikan tanggapan tegas terkait langkah Keenan Nasution yang tetap melanjutkan proses kasasi di Mahkamah Agung (MA).
Yakup menyatakan bahwa pihaknya siap mengawal perkara ini dan meyakini bahwa gugatan royalti lagu "Nuansa Bening" tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Yakup mengungkapkan bahwa sebelum Vidi Aldiano berpulang, pihak almarhum bersama sang ayah, Harry Kiss, sebenarnya telah memenangkan rangkaian persidangan di tingkat pertama.
"Kami selaku kuasa hukum almarhum Vidi Aldiano dan Bapak Harry Kiss, sudah memenangkan tiga gugatan terpisah yang diajukan oleh pihak Bapak Keenan Nasution yang diputus pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada tanggal 19 November 2025," kata Yakup Hasibuan saat dihubungi awak media, Kamis, 19 Maret 2026.
Menurut Yakup, kemenangan di tingkat pertama tersebut menjadi bukti kuat bahwa tuduhan pelanggaran hak cipta yang dialamatkan kepada kliennya tidak terbukti secara hukum. Dia menilai gugatan yang dilayangkan pihak Keenan cenderung dipaksakan.
"Hal ini membuktikan bahwa gugatan mereka tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta hukum yang ada, karena faktanya almarhum Vidi dan Bapak Harry Kiss tidak pernah melakukan pelanggaran apa pun," lanjut suami Jessica Mila tersebut.
Penyanyi Bukan Pihak yang Wajib Bayar Royalti
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Yakup dalam membela posisi almarhum adalah landasan yuridis mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pembayaran royalti dalam sebuah pertunjukan komersial.
Dia merujuk pada putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperjelas batasan tanggung jawab antara penyanyi dan penyelenggara acara.
Baca Juga: Sahabat Mimpi Bertemu Vidi Aldiano: Sehat, Bugar, dan Menawan
"Secara yuridis, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi No. 28/2025, ditegaskan bahwa pihak yang memiliki kewajiban untuk membayar royalti itu adalah penyelenggara pertunjukan, dan bukan penyanyi," tegas Yakup.
Terkait langkah Keenan Nasution yang kini mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung setelah kalah di Pengadilan Niaga, Yakup mengaku tetap menghormati hak hukum tersebut, meski dia meragukan hasilnya akan berubah.
"Silakan saja (ajukan kasasi) karena itu memang hak mereka. Walaupun sebagai kuasa hukum kami meyakini kasasi tersebut akan ditolak oleh MA karena memang gugatan tersebut sangatlah tidak berdasar, mengada-ada, dan tidak sesuai dengan fakta hukum yang ada," tambahnya.
Perseteruan ini bermula dari klaim Keenan Nasution dan Rudi Pekerti yang merasa hak ekonomi mereka atas lagu "Nuansa Bening" dilanggar sejak tahun 2008.
Pihak Keenan menuntut ganti rugi hingga puluhan miliar rupiah karena menganggap Vidi Aldiano membawakan lagu tersebut secara komersial di berbagai platform tanpa transparansi izin yang sesuai.
Kini, di tengah suasana duka setelah berpulangnya Vidi, Yakup Hasibuan memastikan tim hukum akan tetap berdiri tegak demi menjaga nama baik almarhum.
"Prinsipnya kami akan terus mengawal perkara ini agar keadilan dapat tetap ditegakkan. Dan mohon doanya untuk keluarga almarhum agar terus diberikan kesehatan, kekuatan, dan penghiburan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Raisa Persembahkan Video Kenangan Bareng Vidi Aldiano di Konser Love & Let Go
-
Dulu Nangis Janji Tobat, Egi Fazri Si Vidi KW Muncul Lagi Nyanyikan Nuansa Bening
-
Ayah Hibahkan Koleksi Jas Mewah Vidi Aldiano ke Kelompok Hafiz Turki
-
Jadi Tradisi Setiap Ulang Tahun, Keluarga Vidi Aldiano Tebar Ikan di Momen 40 Harian
-
Tara Basro Buat Buku Yasin Peringati 40 Hari Kematian Vidi Aldiano, Desainnya Penuh Makna
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"
-
Surabaya Masuk Peta Tur Asia Hillsong Worship 2026, Konser Digelar September