Suara.com - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menjadi sorotan publik setelah video call dengan seorang Lady Companion atau LC viral di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan gaya kepemimpinan Mas Rio yang dikenal "sat-set dar-der dor" saat merespons langsung keluhan warga melalui platform digital.
Dalam percakapan itu, seorang perempuan yang mengaku mewakili para LC di Situbondo menyampaikan keresahan akibat penutupan kafe selama Ramadan.
"Mau tanya Pak, kapan kafe-kafe di Situbondo dibuka? Soalnya kami para LC yang janda ini tidak bekerja sama sekali Pak," ucap perempuan tersebut seperti dikutip pada Jumat, 20 Maret 2026.
Mas Rio sempat terkejut dan menanyakan asal perempuan tersebut sebelum akhirnya mengetahui bahwa ia berasal dari wilayah Panji Kidul.
"Loh... maksudnya?" tanya Mas Rio menanggapi keluhan yang disampaikan secara langsung melalui video call tersebut.
"Kafe-kafe itu Pak, kan sekarang sedang ditutup, kira-kira malam takbir nanti bisa dibuka tidak Pak?" lanjut perempuan tersebut menjelaskan maksudnya.
Alih-alih memberi kepastian pembukaan tempat hiburan, Mas Rio justru menawarkan solusi berbeda yang mengejutkan banyak pihak di media sosial.
Baca Juga: Viral Pesan Baju Lebaran untuk Suami, yang Datang Gamis Perempuan
"He, cari pekerjaan lain saja, mau tidak kamu?" ujar Mas Rio dengan nada tegas menawarkan alternatif pekerjaan.
"Iya deh Pak, mau," jawab perempuan itu singkat namun menunjukkan ketertarikan terhadap tawaran yang diberikan.
Mas Rio kemudian meminta agar seluruh LC yang terdampak dikumpulkan untuk didata sebelum diberikan pelatihan kerja alternatif dari pemerintah daerah.
"Ya, kumpulkan semua LC-LC itu, nanti saya carikan pekerjaan lain," ucap Mas Rio menunjukkan komitmennya membantu para pekerja tersebut.
"Oh siap Pak! Beneran ya?" imbuh perempuan tersebut memastikan keseriusan janji yang diberikan oleh orang nomor satu di Situbondo.
Mas Rio kembali menegaskan kesiapannya dengan menanyakan jumlah pekerja yang benar-benar berasal dari Situbondo untuk diprioritaskan dalam program tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Pesan Baju Lebaran untuk Suami, yang Datang Gamis Perempuan
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Bukan Sekadar THR, Resto Bebek Goreng Ini Bagikan 29 Motor untuk Karyawan: Kesuksesan Milik Bersama
-
Viral Penumpang Bus Tangerang-Banyumas Bayar Rp420 Ribu, Hanya Dapat Kursi Bakso
-
Heboh! Bude Wellness Klaim Herbal Dapat Obati TBC, Ini Faktanya
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah