- Ivan Gunawan merayakan Idulfitri dengan salat Id perdana di masjid pribadinya yang baru di Depok, Jawa Barat, pada 21 Maret 2026.
- Masjid tersebut dilengkapi rumah tahfidz dengan fasilitas lengkap untuk menampung sekitar 150 santri.
- Ia berencana melanjutkan program kebaikan dengan menargetkan pembangunan 99 masjid di berbagai pelosok Indonesia.
Suara.com - Desainer sekaligus presenter Ivan Gunawan merayakan momen Idulfitri dengan menggelar salat Id perdana di masjid pribadinya yang baru berdiri di kawasan Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Momen bersejarah ini sekaligus menjadi titik balik sang figur publik dalam mensyukuri nikmat hidayah dan berbagi dengan masyarakat sekitar.
Berdiri megah dan dilengkapi fasilitas rumah tahfidz Ad-Durrotul Quran yang menampung sekitar 150 santri, masjid ini menjadi wujud dedikasi pria yang akrab disapa Igun tersebut.
Dia mengaku turun tangan langsung mengurus persiapan salat Id sejak pukul 04.00 WIB demi memastikan kelancaran alur jemaah dan kenyamanan ibadah.
Sifat perfeksionisnya sebagai desainer rupanya turut diterapkan dalam mengelola rumah ibadah ini. Ivan Gunawan tak segan memberikan aturan ketat kepada marbot atau pengurus masjid agar bangunan tersebut terawat maksimal.
"Makanya saya untuk masjid ini dari awal banyak peraturan buat marbotnya. Gue ribet deh pokoknya mesti begini, karena saya maunya masjid ini bisa hidup ratusan tahun ke depan. Enggak mau ada ngelihat bocor sedikit, sumpek, apek, atau karpetnya bau," tegas Ivan Gunawan.
Ivan Gunawan juga menuntut pengurus untuk menjaga lingkungan sekitar masjid.
"Macam-macam di masjid ini udah ada pohon apel dan lainnya. Jadi kalau sampai nih pohon mati, lu yang tanggung akibatnya. Semuanya yang kelihatan mesti dijaga," tambahnya.
Perhatian Ivan Gunawan tidak hanya terpaku pada fisik bangunan. Dia juga memastikan kesejahteraan para santri yang menimba ilmu di sana dengan membangun dapur yang layak, ruang makan, perpustakaan, hingga ruang belajar khusus.
Baca Juga: Viral Tempat Usahanya Sepi Pengunjung, Ivan Gunawan: Harusnya Didoain, Bukan Dikontenin
"Insya Allah anak-anakku di sini bisa belajar aman, nyaman. Udah enggak usah mikirin yang lain-lain kapan makan, semuanya udah disiapin. Tinggal belajarnya aja dibagusin," jelasnya.
Menyikapi keberagaman di lingkungan sekitar, terutama adanya perbedaan penetapan hari Lebaran, Ivan Gunawan menekankan pentingnya kerukunan bertetangga. Dia menyadari sebagian warga sudah berlebaran sehari sebelumnya, namun hal itu tak menyurutkan semangat silaturahmi.
"Kita harus bisa bertoleransi bahwa Islam itu indah, jadi kita harus bisa hidup berdampingan," tuturnya.
Lebih jauh, Ivan Gunawan membagikan pandangannya mengenai proses hijrah dan hidayah yang dia rasakan. Sang desainer mengaku sangat bersyukur karena Sang Pencipta memanggilnya untuk lebih taat saat dia sedang berada di puncak kenyamanan.
"Saya kembali ke Allah dengan kondisi yang baik-baik saja, bukan kondisi sakit hati, kecewa, atau sedih. Saya bersyukur Allah mengembalikan saya dalam kondisi yang masih muda, sehat, dan kuat. Itu satu nikmat yang lebih dari apa yang kita punya," ungkap Ivan Gunawan.
Kini, ibadah telah menjadi sebuah kebutuhan mutlak baginya. Dia menyebut ada rasa tidak nyaman secara fisik dan batin jika meninggalkan kewajiban.
Berita Terkait
-
9 Inspirasi Gaya Lebaran Couple Artis 2026 yang Paling Mencuri Perhatian
-
Sebulan Penuh Dibangunkan Sahur, Ruben Onsu Apresiasi Toleransi Betrand Peto
-
Deretan Artis Lebaran Perdana Sebagai Suami Istri
-
Momen Gala Sky Bacakan Al-Fatihah, Ngaku Mimpi Digendong Vanessa Angel Bikin Tangis Pecah
-
Baim Wong Tak Batasi Anak Lebaran Bareng Paula Verhoeven: Kita Mah Fleksibel, Gak Pernah Dipersulit
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
Sentil Titi DJ, Citra Scholstika Curhat Pengalaman Pahit Dibanding-bandingkan Juri
-
Tak Disangka, Ucapan Sang Anak Jadi Pemicu Nikita Willy Putuskan Berhijab di Ramadan 2026
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bunda Corla Kini Jadi Penjaga Warnet di Jerman, Berapa Gajinya?
-
Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Syifa Hadju Izin ke Ibu Pakai Baju Terbuka di Bali: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
Makna di Balik Lagu Sederhana Sheila On 7: Validasi Cerita di Luar Sana Tentang Keseharian Personel