- Pasangan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono menjalani pemeriksaan selama lima jam dengan total 53 pertanyaan terkait peran mereka sebagai Brand Ambassador PT DSI.
- Dude menegaskan hubungan mereka murni profesional berdasarkan kontrak tahunan (2022–2025) dan tidak terlibat dalam manajemen internal maupun skema penipuan perusahaan.
- Pihak Dude telah menyerahkan detail nominal honor dan bukti legalitas awal perusahaan kepada penyidik untuk membantu proses penelusuran aset dan penyidikan empat tersangka utama.
Suara.com - Pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri pada Kamis, 2 April 2026.
Keduanya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana masyarakat oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Pasangan suami istri ini menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih lima jam. Keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 16.00 WIB, Dude Harlino menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap penegakan hukum atas kasus yang merugikan banyak investor atau lender tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media usai pemeriksaan, Dude Harlino mengungkapkan bahwa penyidik melayangkan puluhan pertanyaan yang berfokus pada peran mereka sebagai wajah promosi perusahaan.
Aktor 45 tahun itu mengaku dicecar 32 pertanyaan, sementara sang istri, Alyssa Soebandono, menjawab 21 pertanyaan.
"Kami hadir memenuhi undangan sebagai saksi dari proses yang sedang berjalan berkaitan dengan PT DSI. Pertanyaan tadi berkaitan dengan job desk pekerjaan kita sebagai Brand Ambassador (BA). Penyidik ingin tahu lebih mendalam apa saja tugas sebagai BA," kata Dude Harlino di Gedung Bareskrim Polri, Kamis, 2 April 2026.
Dude menegaskan bahwa hubungan mereka dengan PT DSI murni bersifat profesional dan tidak menyentuh ranah manajemen internal perusahaan.
"Kami tidak ada kaitan dengan internal manajemen dan sebagainya. Kami profesional memang hanya sebagai Brand Ambassador. Hanya seputar itu saja tadi sebenarnya," tegasnya.
Menjawab keraguan publik mengenai alasan mereka bersedia mempromosikan PT DSI, pihak Dude mengklaim telah mengedepankan prinsip kehati-hatian sejak awal.
Baca Juga: 82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
Sebelum menandatangani kontrak pada 2022, mereka telah memastikan legalitas perusahaan tersebut.
"Kami selalu mengedepankan kehati-hatian. Bahkan dari awal aspek hukum itu sudah menjadi landasan kami. Sebelum tanda tangan kontrak itu sebenarnya kita sudah cek semua, dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah ada izin dan pengawasan, serta ada Dewan Pengawas Syariah dari MUI," jelas Dude.
Namun, dia tak menampik adanya kekecewaan saat mengetahui perusahaan tersebut tersandung masalah hukum di kemudian hari. Sang artis mengaku baru benar-benar memahami skema masalah yang terjadi setelah mengikuti perkembangan di parlemen.
"Saya baru tersadarkan saat ada Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI bulan Januari lalu. Di situ PPATK menjabarkan skemanya. Dari situlah saya, 'Oh ternyata seperti ini', yang saya tidak tahu selama ini. Baru saat itu saya paham apa yang sebenarnya terjadi," ungkap Dude.
Penjelasan Kuasa Hukum: Hubungan Eksternal Murni
Kuasa hukum pasangan ini, Muhammad Al Ayyubi Harahap, menambahkan bahwa kliennya adalah pihak eksternal yang jasanya disewa secara sah. Kontrak kerja sama tersebut berjalan secara tahunan sejak 2022 dan berakhir pada Agustus 2025.
Berita Terkait
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Detik-detik Gerak Cepat Bareskrim Polri Sita Aset Kantor PT Dana Syariah Indonesia
-
Kasus Fraud Rp2,4 Triliun: Tiga Kantor Dana Syariah Indonesia di District 8 Disita Polisi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Dicekik hingga Posel Disita, LPSK Ungkap Kondisi Trauma Mendalam Mantan ART Erin Taulany
-
LPSK Minta Laporan Balik Erin Taulany terhadap eks ART Dihentikan
-
Tio Pakusadewo Dilarikan ke Rumah Sakit, Sahabat Beberkan Kondisi Terkini
-
Sinopsis The Invisible Man: Ancaman Kasat Mata Jadi Nyata, Lagi Tayang di Netflix
-
Sinopsis Premium Rush: Aksi Kurir Sepeda Hindari Polisi Korup, Tayang di Bioskop Trans TV
-
Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Sunan Kalijaga Minta Rieke Diah Pitaloka dan DPR RI Bersikap Adil soal Kasus Erin Taulany dan ART
-
Kendall Jenner dan Jacob Elordi Tepergok Double Date bareng Kylie dan Timothee
-
Dokter Hilda Natalia Guyon Samakan Kreator Disabilitas dengan Hewan Peliharaan, Berujung Minta Maaf