- Bareskrim Polri memeriksa 82 saksi, termasuk artis Dude Herlino dan Alyssa Soebandono, terkait kasus penipuan PT Dana Syariah Indonesia.
- Kepolisian menetapkan empat petinggi PT Dana Syariah Indonesia sebagai tersangka atas dugaan penipuan serta tindak pidana pencucian uang.
- Penyidik menyita uang tunai sebesar Rp4 miliar lebih serta dokumen aset guna mengusut kerugian nasabah mencapai Rp2,4 triliun.
Suara.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terus mempercepat penanganan kasus dugaan penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Langkah ini dilakukan guna mengusut tuntas aliran dana dan kerugian nasabah yang ditaksir mencapai angka fantastis.
Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, memberikan konfirmasi resmi terkait perkembangan proses penyidikan di Jakarta pada Kamis (2/4/2026).
Ade menyatakan bahwa tim penyidik Dittipideksus hingga saat ini telah mengumpulkan keterangan dari puluhan orang yang dianggap mengetahui atau berkaitan dengan aktivitas bisnis PT DSI.
"Total 82 saksi sudah diperiksa," kata Ade, dikutip dari Antara.
Di antara puluhan saksi yang telah dimintai keterangan oleh penyidik pada hari Kamis ini, terdapat pasangan suami istri yang merupakan publik figur nasional, yaitu Dude Herlino dan Alyssa Soebandono. Pemanggilan kedua selebritas ini menjadi perhatian publik mengingat latar belakang profesi mereka.
Ade menjelaskan bahwa kehadiran pasangan artis tersebut murni dalam kapasitas sebagai saksi. Berdasarkan rangkuman fakta dan hasil penyidikan yang telah dikantongi kepolisian, keduanya pernah menjalin kerja sama profesional dengan perusahaan yang sedang bermasalah tersebut.
"Ya ini pemeriksaan pertama mereka," ujar Ade.
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono menghadiri panggilan penyidik secara kooperatif. Keduanya membenarkan bahwa agenda pemeriksaan ini merupakan pengalaman pertama mereka berhadapan dengan penyidik Bareskrim terkait pusaran kasus PT DSI.
Baca Juga: OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
Dude mengutarakan kesiapannya dalam memberikan keterangan secara jujur demi kelancaran pengungkapan perkara yang diduga merugikan masyarakat luas hingga Rp2,4 triliun tersebut.
Dude juga mengakui bahwa dirinya memang pernah menjalin kerja sama sebagai duta merek (brand ambassador) untuk PT DSI pada rentang waktu tahun 2022 hingga 2025.
"Iya betul, pertama kali dan juga mungkin Bareskrim nanti butuh informasi dari kami, mudah-mudahan bisa bermanfaat," kata Dude.
Daftar Tersangka dan Jadwal Pemeriksaan Lanjutan
Sejauh ini, kepolisian telah bergerak agresif dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka utama dalam sengkarut investasi di PT DSI.
Para tersangka memiliki peran sentral dan strategis di dalam struktur kepengurusan maupun kepemilikan saham perusahaan.
Berita Terkait
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Bakal Diperiksa Polisi atas Kasus Penipuan PT Dana Syariah
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Detik-detik Gerak Cepat Bareskrim Polri Sita Aset Kantor PT Dana Syariah Indonesia
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara