Suara.com - Dampak dari aksi preman kampung menganiaya tuan rumah hajatan di sebuah kampung baru-baru ini jadi viral.
Dalam video yang beredar, salah satunya dibagikan akun @ckpinfo, terlihat seorang wanita mengenakan kebaya tampak lunglai.
Ia digendong beramai-ramai karena ketidakberdayaannya. Suara tangis juga terdengar cukup kencang dalam video viral tersebut.
Selain seorang wanita, ada pula seorang pria yang hanya mengenakan singlet hitam sedang berusaha dibangunkan oleh warga.
Menurut keterangan yang beredar, video viral itu direkam di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Sabtu, 4 April 2026.
Tuan rumah hajatan disebut meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan sekelompok pria diduga preman kampung.
Mereka datang ke kediaman tuan rumah hajatan untuk meminta sejumlah uang 'jatah' minuman keras alias miras.
Karena tidak mendapatkan keinginannya, para preman kampung diduga menganiaya tuan rumah yang menikahkan anaknya hingga meninggal dunia.
Wanita dalam video adalah istri korban yang meninggal dunia. Sang istri pingsan karena tak kuasa menahan kesedihan.
Baca Juga: Viral Pasien Lansia Sesak Napas Tak Segera Ditangani, Petugas Klinik Asyik Main Gim
Menanggapi video viral tersebut, warganet mengutuk dan mendesak para preman kampung diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Ya ditangkep dong, bakar rame-rame," komentar akun @green.cheese***.
"Preman, ormas di Jawa Barat wajib dibinasakan, kalo perlu dipenjarakan kalo ada pungli-pungli kayak gitu," sahut akun @creativewith***.
"Coba lapor polisi," balas akun @aldovaler***.
Akun Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun ramai-ramai disebutkan warganet sebagai laporan.
"@dedimulyadi71 pak ditindas pak," lapor akun @rizkyfadillah***.
Berita Terkait
-
Wanita Viral Pengejek Outfit Fauzan Muncul, Akui Salah dan Minta Maaf
-
Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP
-
Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat
-
Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik
-
Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Anak-Anak CBI Hidupkan Drama Musikal The Addams Family, Bawa Standar Walt Disney
-
Kim Myungsoo Bikin Jakarta Meleleh di Fancon Solo, Panggil Fans Sayangku hingga Joget Kicau Mania
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda