- Film legendaris Garuda di Dadaku hadir kembali dalam format animasi yang mengisahkan perjuangan Putra, remaja 13 tahun, mengejar mimpi menjadi pemain Timnas.
- Atta Halilintar menjadi produser eksekutif karena merasa karakter utama mewakili cita-cita masa kecilnya dan mayoritas anak laki-laki di Indonesia.
- Sutradara Ronny Gani ingin menginspirasi anak-anak agar berani bermimpi setinggi mungkin meskipun harus menghadapi berbagai tantangan besar.
Suara.com - Kabar gembira datang bagi pecinta film Tanah Air, khususnya genre animasi keluarga. Film legendaris Garuda di Dadaku kini hadir kembali dalam versi animasi.
Film Garuda di Dadaku versi animasi mengisahkan perjalanan hidup anak laki-laki bernama Putra yang berusia 13 tahun.
Ia memiliki cita-cita untuk berseragam Merah Putih di lapangan hijau sebagai pemain tim nasional.
Perjuangan Putra (Keanu Azka) tidaklah mudah karena sempat menemui kegagalan. Namun, kehadiran sosok Gaga (Kristo Immanuel) mengubah hidupnya dan membantunya menemukan kembali keberanian yang sempat padam.
Sosok tersohor, Atta Halilintar mengambil peran sebagai produser eksekutif. Suami Aurel Hermansyah ini merasa proyek film Garuda di Dadaku adalah wujud mimpinya yang akhirnya terpendam sejak lama.
"Mimpi saya jadi nyata. Karena dulu waktu kecil saya nonton Garuda di Dadaku," ungkap Atta Halilintar saat konferensi pers film di Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa, 7 April 2026.
Atta Halilintar jelas antusias terlibat dalam penggarapan film ini. Sebab ia teringat masa kecilnya yang sangat mengidolakan karakter utama, Bayu dalam cerita legendaris tersebut.
Sementara dalam film terbaru versi animasi, Putra yang menjadi bintang utama.
"Jadi saya dari kecil ingin jadi pemain bola, ingin jadi pemain futsal yang bisa bela timnas Indonesia," jelas ayah dua anak ini.
Baca Juga: Cara Atta Halilintar Kenalkan Agama ke Anak: Setoran Zikir, Dapat Mainan
Atta Halilintar menilai karakter utama dalam animasi ini merupakan representasi dari keinginan mayoritas anak laki-laki di Indonesia.
"Kayaknya Putra dan Bayu itu adalah sosok yang mewakili banyak anak laki-laki di Indonesia," tuturnya mengenang mimpinya dulu.
Ronny Gani selaku sutradara juga memiliki visi besar melalui karya animasi terbaru yang digarapnya ini.
Ia ingin menanamkan pesan mendalam bagi seluruh anak-anak di Indonesia agar tidak takut memiliki cita-cita.
"Jadi kita pengen anak-anak itu berani bermimpi bahkan sebesar-besarnya. Jangan ada batasan," tegas sang sutradara penuh semangat.
Ronny menyadari bahwa setiap perjalanan meraih cita-cita pasti akan selalu menemui rintangan yang cukup terjal. Baginya, hambatan tersebut adalah bagian dari proses yang harus dilalui oleh setiap pejuang mimpi.
Berita Terkait
-
Aurel Hermansyah Siap Hamil Lagi, Atta Halilintar Girang: Lebaran Tahun Depan Ada Baby Boy
-
Punya 10 Saudara, Atta Halilintar Curhat Tak Pernah Dapat Kasih Sayang yang Cukup dari Orang Tuanya
-
Takut Buka Luka Lama, Atta Halilintar Enggan Komentari Pernyataan Aurel Soal Cerai Jika Diselingkuhi
-
Ogah Diselingkuhi, Aurel Hermansyah Pilih Cerai dengan Atta Halilintar
-
Bakal Ikuti Jejak Raffi Ahmad? Atta Halilintar Bicara Soal Kemungkinan Adopsi Anak Cowok
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
Race to Freedom: Um Bok Dong Kisah Nyata Penjual Air yang Jadi Simbol Perlawanan Rakyat Korea
-
Tak Mau Kalah dari Anak, Richardo Benito Ayah Jennifer Coppen Prewedding Jelang Pernikahan ke-4
-
Teaser Love & 10 Million Dollars Picu Perdebatan Panas, Dianggap Terlalu Vulgar
-
Bukan Tanpa Sebab, Ini Alasan Irish Bella Tahan Anak-Anak Bertemu Ammar Zoni
-
Film The Bell: Panggilan untuk Mati, Angkat Mitos Lonceng Keramat di Belitung
-
Banjir Kritik, Wardatina Mawa Tetap Pertahankan Video Jogetnya di Instagram
-
Fokus Padi Berubah: Cuan Nomor Sekian, yang Penting Terus Berkarya
-
Ayah Lesti Kejora Tetap Hidup Sederhana di Kampung, Rizky Billar Bangga
-
Cara Atta Halilintar Kenalkan Agama ke Anak: Setoran Zikir, Dapat Mainan