- RA, mahasiswi korban pelecehan oleh Kepala Kantor Pos Pagar Alam, justru ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU ITE.
- Penetapan tersangka terjadi karena RA mengakses ponsel pelaku tanpa izin untuk mengambil bukti pelecehan yang ia alami.
- Kasus ini memicu kecaman keras dari netizen dan aksi unjuk rasa karena dianggap sebagai bentuk kriminalisasi terhadap korban pelecehan.
Suara.com - RA, mahasiswi yang merupakan korban pelecehan justru ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pagar Alam.
RA sebelumnya alami pelecehan oleh UB, Kepala Kantor Pos Pagar Alam. RA merupakan mahasiswi magang di sana.
Dalam keterangan polisi, RA ditetapkan tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). UB melaporkan kasus tersebut karena RA mengakses ponselnya tanpa izin.
Padahal, RA mengakses ponsel tersebut untuk mendapatkan bukti pelecehan yang dilakukan UB. RA membuka galeri foto dan mendokumentasikan isi folder yang memuat foto pribadi milik korban, kemudian mengirimkannya kepada pihak lain.
Penetapan status tersangka ini didasarkan pada hasil penyelidikan mendalam serta bukti digital dari laboratorium forensik.
Kabar ini memicu reaksi keras dan kecaman pedas dari warganet di berbagai media sosial.
Banyak yang merasa bahwa proses hukum di Indonesia sedang tidak baik-baik saja karena dianggap mengkriminalisasi korban.
Netizen merasa prihatin dengan nasib RA yang harus menanggung beban ganda setelah mengalami pelecehan.
"Kan korban jadi tersangka. Wkwkwkkw. Hebat amat yah proses hukumnya," tulis akun willthes21 di kolom komentar pada postingan @/urbanfeed.news pada Kamis, 9 April 2026.
Baca Juga: Gunung Dempo Status Waspada, Kawah Berasap Putih, Pendakian Ditutup
"UDAH TRAUMA, malah jadi TERSANGKA mantab sekaliii negara kita," sahut akun ramdhanarya_ dengan nada penuh sindiran.
Kritik tajam juga mengarah pada fungsi institusi kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat sipil.
Warganet mempertanyakan empati aparat dalam melihat posisi tawar korban pelecehan seksual di mata hukum.
"Mengayomi, melindungi kok malah melecehkan," tulis akun rayfa.nanta yang menyuarakan kekecewaannya secara terbuka.
Akibat penetapan tersangka ini, protes mulai muncul dari berbagai elemen mahasiswa dan pemuda di Pagar Alam.
Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Pagar Alam untuk menuntut keadilan bagi rekan mereka.
Massa menilai ada indikasi kriminalisasi yang dipaksakan terhadap RA yang seharusnya mendapatkan perlindungan hukum maksimal.
Hingga kini, pihak keluarga RA masih terus berjuang dan berharap agar status hukum mahasiswi tersebut dapat segera ditinjau kembali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12