Suara.com - Denny Sumargo menanggapi kritik mengundang anak korban pelecehan oleh ayah kandung ke dalam siniar miliknya.
Densu, begitu ia biasa disapa, menjelaskan bahwa keputusan menghadirkan korban bukan tanpa alasan. Hal ini kata dia sebagai upaya membantu proses hukum yang dinilai berjalan lambat.
"Untuk mendapatkan informasi bahwa apa yang dilakukan oleh pelaku itu benar adanya, sehingga keterangan itu bisa digunakan oleh penyidik dan bisa digunakan untuk menekan penyidik bahwa ini memang terjadi," kata Denny Sumargo melalui unggahannya pada Minggu, 12 April 2026.
Menurut Denny Sumargo, kasus tersebut sudah dilaporkan sejak lama, namun belum menunjukkan perkembangan signifikan sehingga ia merasa perlu mengambil langkah viral agar mendapat perhatian publik.
“Yang mana itu pelaporan sudah hampir 1,5 tahun tidak berjalan, maka kita mengupayakan segala cara,” ujarnya.
Denny juga menilai bahwa tidak semua pihak memahami rumitnya proses penyidikan yang terjadi di lapangan.
Ia menyebut bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan keterlibatannya secara langsung dalam kasus tersebut.
“Mungkin untuk beberapa konten kreator yang punya pendapat berbicara mungkin belum paham. Proses penyidikan dan kenapa itu sampai bisa sulit karena mereka tidak terjun langsung,” katanya.
Baca Juga: Mahasiswi Korban Pelecehan di Pagar Alam Jadi Tersangka, Banjir Kecaman: Mantap Sekali Negara Kita!
Selain itu, Denny juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki motif keuntungan dari konten tersebut.
“Saya tidak bisa memonetize juga kalau kasus anak di bawah umur karena dari YouTube itu ada peraturan (konten) anak di bawah umur itu kita dapat pelanggaran,” jelasnya.
Ia berharap dengan mengundang korban ke pocastnya dan berbicara tentang kasusnya dapat menjadi pemicu bagi korban lain untuk ikut bersuara.
“Harapan saya juga dengan beraninya anak untuk bicara di ruang publik untuk bisa membuka lebih banyak lagi keberanian anak-anak lain untuk bicara,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Denny mengungkapkan bahwa kasus pelecehan yang diangkat di podcastnya tersebut kini mulai mendapat perhatian.
“Saya tidak bisa menjelaskan terlalu banyak, tapi intinya puji Tuhan alhamdulillah kasusnya kemarin mendapat atensi,” katanya.
Sebelumnya, Denny Sumargo banjir kritik, salah satunya datang dari kreator konten Sadam Permana. Menurut Sadam, mengundang korban dan bertanya kepadanya justru akan menimbulkan trauma.
"Aku enggak setuju dengan Bang Denny Sumargo yang mengundang korban anak untuk datang ke podcastnya menceritakan apa yang dialami dan membuka trauma dan akan berbahaya bagi si anak," kata Sadam.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Tak Main-Main Cari Pemfitnah Istri Buzzer Pemerintah, Kini Mention Terduga Pelaku
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak
-
Ada Sponsor Siap Bayar Rp1 Triliun Buat Marapthon Season 4, Reza Arap Diingatkan Soal Pencucian Uang
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!
-
Once Mekel Absen di Nikahan El Rumi, Padahal Sempat Jadi Permintaan Khusus
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?