Entertainment / Film
Selasa, 14 April 2026 | 11:54 WIB
Hanung Bramantyo bersama Jared Ali dan Humaira Zahra, bintang film Children of Heaven versi Indonesia saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin, 13 April 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Sutradara Hanung Bramantyo bersama pemeran Muhadkly Acho dan Faradina Mufti antusias menyambut gala premiere film Children of Heaven.
  • Para sineas merasa senang dapat mempersembahkan karya film ramah anak pertama mereka setelah terbiasa menggarap genre dewasa.
  • Film produksi MD Pictures yang berlatar Semarang tahun 1980-an ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 27 Mei 2026.

Suara.com - Acara gala premiere film Children of Heaven versi Indonesia dipastikan bakal menjadi momen emosional bagi jajaran sineasnya. 

Sutradara Hanung Bramantyo, serta aktor Muhadkly Acho dan Faradina Mufti, mengaku antusias karena akhirnya memiliki karya yang bisa disaksikan langsung oleh anak-anak mereka di bioskop.

Selama ini, ketiga sineas tersebut lebih banyak dikenal melalui film-film bertema berat, mulai dari isu poligami, perselingkuhan, hingga horor ekstrem yang tidak ramah untuk penonton usia dini.

Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa proyek remake dari mahakarya Majid Majidi asal Iran ini memberikan dampak psikologis yang sangat positif baginya. 

Setelah bertahun-tahun bergulat dengan konflik dewasa, kembali ke genre film anak membuatnya merasa lebih segar secara mental.

Faradina Mufti dan Muhadkly Acho, pemeran film Children of Heaven berjanji akan membawa keluarganya saat acara gala premier film garapan sutradara Hanung Bramantyo tersebut. [Tiara Rosana/Suara.com]

"Nantinya, film ini adalah gala premiere pertama saya ngajak anak-anak saya. Setelah film saya poligami, selingkuh, cinta-cintaan gitu, enggak. Ini anak-anak harus ikut," kata Hanung Bramantyo di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 13 April 2026.

"Wah, dan kayaknya ke depan saya bikin film anak-anak saja deh, ternyata happy ya kan, positif gitu kan. Vibes-nya tuh positif banget, benar-benar positif kayak pulang ke rumah," ujar ayah enam anak ini menyambung.

Suami Zaskia Adya Mecca ini bahkan berkelakar bahwa dia lebih pusing mengurus riders bintang besar dibanding mengarahkan aktor cilik. 

"Dibandingkan syuting sama para bintang itu, saya lebih pusing. Saya lebih senang sama anak-anak karena riders-nya dia cuma ibunya," imbuh Hanung.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Terima Undangan Sidang, Sampai Lokasi Bingung Gedung Pengadilan Militer Sepi

"Kalau para bintang itu kan riders-nya banyak, tiketnya harus ini, mobilnya harus ini, hotelnya harus begini, wah resek itu yang bikin stres di lapangan."

Senada dengan Hanung, komika Muhadkly Acho yang memerankan sosok kepala sekolah merasa lega karena akhirnya bisa membuktikan profesi aslinya kepada sang buah hati. 

Selama ini, lelaki yang juga berprofesi sebagai sutradara ini mengaku sering merasa iri dengan pembuat film anak karena karyanya sendiri selalu berlabel dewasa.

"Film yang gue bikin aja enggak ada yang pernah bisa ditonton sama anak gue, enggak pernah. Gue pengin nunjukin ke anak kalau 'nih bapak bikin film kayak gini', tapi filmnya enggak semua umur gitu. Makanya suka iri sama pembuat film anak, kapan ya gue bisa bikin kayak gitu?" ucap Acho.

Saking seringnya menggarap film yang tidak bisa ditonton keluarga, sang komika bahkan terpaksa berbohong mengenai pekerjaannya. 

Load More