Entertainment / Gosip
Kamis, 16 April 2026 | 15:49 WIB
Syekh Ahmad Al Misry (Instagram/@ahmad_almisry2)
Baca 10 detik
  • Syekh Ahmad Al Misry dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap lima santri di berbagai pesantren secara berkelanjutan.
  • Pelaku menggunakan modus beasiswa pendidikan ke Mesir serta janji manis untuk mendekati dan memanipulasi para korban santri.
  • Biaya keberangkatan korban ke Mesir diduga berasal dari dana umat yang dihimpun pelaku melalui para donatur jemaah.

Suara.com - Syekh Ahmad Al Misry dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis. bergulir. Pendakwah ini melakukan tindakan tak senonoh kepada lima santri di berbagai pesantren.

Ustaz Abi Makki, sebagai perwakilan korban menjelaskan modus Syekh Ahmad Al Misry mendekati korban.

Ia menggunakan kedok agama dan janji manis berupa beasiswa pendidikan ke luar negeri.

"Ayo yang mau ke Mesir, nanti saya sekolahkan," ucap Ustaz Abi Makki menirukan perkataan Syekh Ahmad Al Misry ditemui di Antasari, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).

Janji tersebut memang bukan sekadar isapan jempol. Karena ada beberapa korban yang benar-benar diberangkatkan. 

Mereka dikirim ke Mesir agar sang pendakwah bisa tetap menjalin kedekatan dengan para santri tersebut.

"Ada beberapa yang ada mungkin ada dua ya atau beberapa yang diberangkatkan," ungkap Ustadz Abi Makki.

Namun di balik janji manis tersebut, sebuah hal terungkap. Pembiayaan tersebut bukan diduga dari kantong pribadi Syekh Ahmad Al Misry. 

Dana tersebut disinyalir dikumpulkan dari hasil uang umat. Para donatur pun tak keberatan memberikan sumbangan para santri yang mau belajar ke Mesir.

Baca Juga: Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum

"Ya uang umat memang uang umat secara pribadi untuk menolong gitu. Dari jemaah kan banyak kalau ingin membantu menopang ahli Al-Qur'an," jelas sang ustaz.

Para korban pun kini berusaha sembuh dari trauma. Mengingat perjalanan proses kasus ini sebenarnya sudah ada sejak 2021.

"Korban membaik, dalam artian masih berharap mendapatkan hal kebaikan dari peristiwa ini. Iya, maksudnya untuk masyarakat yang lain agar tidak ada korban lagi," kata Ustaz Abi Makki.

Load More