- Polresta Yogyakarta menggerebek daycare Little Aresha setelah adanya laporan dugaan penganiayaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap balita.
- Oknum pengasuh diduga mengikat kaki anak menggunakan handuk agar tidak berbekas dan membiarkan mereka tidur tanpa baju demi menghindari komplain pakaian kotor.
- Selain kekerasan fisik, anak-anak diduga dipaksa berbohong kepada orangtua mengenai kegiatan harian mereka untuk menutupi praktik menyimpang tersebut.
Suara.com - Daycare bernama Little Aresha di Jogja digerebek oleh aparat kepolisian dari Polresta Yogyakarta.
Ada dugaan perlakuan kasar dan tidak manusiawi dari pengasuh terhadap anak-anak yang dititipkan di sana.
Dugaan praktik penyiksaan ini terungkap berkat keberanian seorang pengasuh baru yang baru saja direkrut oleh pihak manajemen.
Pengasuh yang akrab disapa "Miss Baru" tersebut merasa tidak tahan melihat kondisi para balita yang diperlakukan secara tidak layak.
Ia kemudian mengumpulkan bukti dokumentasi secara diam-diam sebelum akhirnya melaporkannya kepada pihak berwajib.
"Sang pengasuh baru ini dikabarkan tidak langsung menegur pihak manajemen, melainkan memilih untuk mengumpulkan berbagai dugaan bukti dokumentasi," tulis keterangan dalam unggahan akun @/undercover.id pada Jumat, 24 April 2026.
Berdasarkan narasi yang viral di media sosial, praktik kekerasan yang dilakukan tergolong sangat sistematis demi menutupi jejak.
Salah satu tindakan yang paling miris adalah dugaan pengikatan kaki dan tangan anak-anak agar tidak bisa berlarian.
Oknum pengasuh disinyalir menggunakan kain lembut seperti handuk agar ikatan kencang tersebut tidak meninggalkan luka lecet di kulit anak. Dengan begitu, orangtua korban tidak akan menaruh curiga saat menjemput anak mereka di sore hari.
Baca Juga: Balita Dikunci di Kamar Mandi: Kisah di Balik Pintu Daycare Little Aresha Yogyakarta
Selain itu, anak-anak tersebut diduga sering dibiarkan tidur tanpa mengenakan pakaian sama sekali. Mereka hanya dipakaikan popok dan dibedong oleh oknum pengasuh yang bertugas.
"Alasan oknum melakukan hal tersebut adalah karena mereka malas menghadapi komplain dari orangtua mengenai baju anak yang sering kotor," bunyi narasi yang beredar luas tersebut.
Tak hanya kekerasan fisik, pihak daycare juga diduga melakukan manipulasi psikologis yang sangat kejam kepada anak di bawah umur.
Balita-balita tersebut dipaksa untuk memberikan keterangan palsu kepada orangtua mereka sendiri.
Anak-anak yang masih polos tersebut diduga diajarkan dan dipaksa untuk berbohong jika ditanya mengenai kegiatan harian di tempat tersebut.
Pihak Polresta Yogyakarta segera mengamankan lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait laporan tindak pidana tersebut.
Berita Terkait
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik
-
Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?
-
Nikmati Serunya Jogja 10K, Borong Diskon Tiket dan Hadiah Menarik Pakai BRImo!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Dituding Bohongi Publik, Ria Ricis Disentil Soal Operasi Hidung Berkedok Sinus
-
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 yang Ukir Sejarah Baru
-
Teka-teki Wali Nikah Syifa Hadju, Ayah Kandung Hadir atau Pakai Wali Hakim?
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Heboh Ustaz Maulana Sebut Nabi Muhammad Nikahi Maryam Ibunda Nabi Isa di Surga, Dalilnya Sahih?
-
Ahmad Dhani Diduga Respons Maia Ungkit Luka Lama di Siraman El: Anak Laki-Laki Milik Ayahnya
-
Kisah Ibu Guru Atun: Dibully Murid, Dikasih Dedi Mulyadi Rp25 Juta, Lalu Disedekahkan
-
Maia Estianty Ungkit Luka Lama di Siraman El Rumi, Dipisahkan di Usia Delapan Tahun
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Ketulusan Ayah Sambung Syifa Hadju, Gendong di Siraman Meski Tak Jadi Wali Nikah