- Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, menuai kontroversi akibat berbagai anggaran fantastis seperti pengadaan mobil hingga biaya laundry tahunan.
- Kasus pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar memicu sorotan publik karena mengungkap celah regulasi batasan harga kendaraan pemerintah.
- Pemprov Kalimantan Timur mengklarifikasi bahwa anggaran renovasi serta biaya laundry mencakup fasilitas operasional gedung dan bukan untuk pribadi.
Suara.com - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, belakangan ini terus menjadi sorotan publik akibat deretan kebijakan anggarannya yang bernilai fantastis.
Akun Instagram @infonesiaku.id pada Kamis, 7 Mei 2026, merangkum rentetan kasus pria yang dijuluki "El Marwah" tersebut, mulai dari pengadaan mobil seharga Rp8,5 miliar hingga yang terbaru, anggaran laundry mencapai Rp450 juta per tahun.
Kasus pertama yang menyedot perhatian adalah pembelian mobil tamu jenis Land Rover Defender seharga Rp8,5 miliar. Meski dinilai fantastis, pengadaan ini ternyata tidak menyalahi regulasi yang ada.
"Viral karena beli mobil untuk tamu Rp8,5 M. Walaupun tidak ada aturan yang dilanggar, Rudy akhirnya mengembalikan mobil tersebut dan mendapat apresiasi dari KPK," tulis keterangan dalam unggahan @infonesiaku.id.
Kasus ini sekaligus membuka tabir kelemahan aturan Kemendagri terkait pengadaan mobil dinas yang rupanya hanya mengatur batas kapasitas mesin (CC), tanpa membatasi pagu harga.
Belum reda urusan mobil, sang gubernur kembali menuai polemik soal anggaran perbaikan rumah jabatan yang sempat di-framing sebesar Rp25 miliar.
Padahal, dana Rp25 miliar itu adalah akumulasi dari perbaikan kantor gubernur, wakil gubernur, aula pertemuan, dan alat dapur. Faktanya, renovasi rumah jabatan gubernur hanya menelan Rp3 miliar.
Namun, publik telanjur menyoroti pengadaan akuarium air laut senilai hampir Rp200 juta di dalamnya. Terkait hal ini, akun tersebut mencatat bahwa pembiayaan akuarium itu diganti menggunakan uang pribadi Rudy.
Kontroversi terus berlanjut pada pengadaan dua unit kursi pijat senilai Rp125 juta.
Baca Juga: Perut Mendadak Membesar Bak Hamil, Tiktoker Ini Curhat Idap Kista Ovarium Akibat Sering Makan Seblak
Narasi awal menyebut kursi mahal itu ditujukan untuk gubernur dan wakilnya. Namun, fakta di lapangan justru memunculkan pertanyaan baru mengenai hierarki di Pemprov Kaltim.
"Namun ternyata yang viral adalah kursi untuk bawahannya. Untuk kursi mereka sendiri ternyata seharga Rp47 juta, kok berani nih bawahannya pesan kursi yang lebih mahal?" urai @infonesiaku.id.
Puncak sorotan terbaru jatuh pada anggaran biaya cuci pakaian atau laundry kepala daerah yang menembus Rp450 juta per tahun. Menghadapi gempuran kritik, Pemprov Kaltim langsung merespons.
"Bagian umum Pemprov Kaltim sudah mengklarifikasi bahwa Rp450 juta adalah untuk laundry kebutuhan empat gedung yang terdapat puluhan kamar di guest house dan rumah jabatan include karpet, gorden, dan sprei," terang unggahan itu.
Rentetan kehebohan sang gubernur tanpa henti ini tak pelak memunculkan spekulasi liar. Di akhir unggahannya, akun tersebut melempar pertanyaan tajam mengenai situasi di Kaltim saat ini.
"Rudy selalu 'viral', apakah murni karena kesalahan, atau karena ada yang memainkan? Untuk menutup isu yang lebih besar?" tutupnya.
Berita Terkait
-
Barang di Rumah Sering Mendadak Terbakar Tanpa Sebab, Kisah TikToker Ini Jadi Sorotan
-
Kisah Siti Jual Rumah Demi Pernikahan Anak hingga Hidup Susah Viral, Fakta Lain Ikut Terungkap
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
Video Detik-Detik Mencekam, Perempuan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Flying Fox
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap