- Seorang siswi SD di Palembang diduga menjadi korban rudapaksa oleh pria pengemudi ojek online pada 3 Mei 2026.
- Korban ditemukan keluarga dalam kondisi lemas di lapangan lomba burung setelah sempat dibawa pelaku saat berjalan kaki.
- Akibat kekerasan seksual tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian perut serta rahim dan harus menjalani operasi medis.
Suara.com - Kasus dugaan rudapaksa terhadap seorang siswi kelas 4 SD di Palembang mendadak viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Korban yang masih berusia anak-anak disebut menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pria yang disebut sebagai sopir ojek online.
Peristiwa tersebut dikabarkan terjadi pada 3 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, saat itu korban tengah berjalan bersama temannya untuk menonton pertunjukan tari India di sebuah acara hajatan warga.
Di tengah perjalanan, korban disebut dihampiri seorang pria bermasker yang mengendarai motor dan diduga merupakan pengemudi ojek online. Pria tersebut disebut mengenakan celana pendek dan bertanya mengenai lokasi penjual minuman.
“Tetapi di tengah jalan ada seorang ojol bermasker memakai celana pendek menghampiri menanyakan di mana tempat jual minuman (Aqua), lalu korban menunjukkan arah dan diajak naik motor untuk menunjukkan tempatnya,” demikian bunyi narasi yang beredar di media sosial.
Namun setelah itu, korban tak kunjung kembali. Teman korban yang semula bersama korban akhirnya pulang ke rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban.
Mendengar laporan itu, ayah korban langsung berusaha mencari anaknya. Namun saat dilakukan pencarian, lokasi korban disebut sudah jauh dari tempat awal kejadian.
Korban akhirnya ditemukan di dekat lapangan lomba burung dalam kondisi lemas dan sempoyongan. Keluarga yang menemukan korban kemudian langsung membawanya untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kasus ini semakin menyita perhatian publik setelah salah satu anggota keluarga korban angkat bicara melalui media sosial. Dalam unggahannya, ia mengungkap kondisi korban yang disebut mengalami luka serius hingga harus menjalani operasi.
Baca Juga: Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
“Sampai bergetar kakiku saat dengar dari dokter kalau keponakan u harus dioperasi yang luar biasa karena daging usus dalam rahimnya terganggu, harus dioperasi juga. Bukan vagina aja yang dioperasi, bahkan perutnya juga,” tulis anggota keluarga korban dalam unggahan yang viral di media sosial.
Unggahan tersebut langsung memicu simpati dan kemarahan warganet. Banyak netizen mengecam tindakan pelaku dan meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
Keluarga korban juga berharap pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya. Mereka meminta perhatian serius dari pihak berwenang agar proses hukum berjalan cepat dan adil.
“Semoga kasus keponakan ku cepat dituntaskan dan dibantu cepat ditindak kasus ini,” lanjutnya.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena korban masih berstatus anak di bawah umur. Banyak pihak menilai perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas, terutama di ruang publik yang seharusnya aman bagi anak-anak.
Hingga kini, kasus tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial. Publik terus menantikan perkembangan penyelidikan dan tindakan aparat dalam mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.
Berita Terkait
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Barang di Rumah Sering Mendadak Terbakar Tanpa Sebab, Kisah TikToker Ini Jadi Sorotan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap