- Tersangka Ashari melalui orang suruhannya mencoba menyogok keluarga korban dan pengacara hingga Rp400 juta agar laporan dicabut.
- Pengacara korban, Ali Yusron, sempat dihadang dan diancam bahwa membongkar kasus ini akan membahayakan citra pondok pesantren serta iman.
- Meski ditekan dan disogok, pengacara tetap melanjutkan perkara hingga Ashari yang sempat buron akhirnya berhasil ditangkap.
Suara.com - Ashari yang kini dapat julukan kiai cabul asal Pati, pernah berupaya menyogok korbannya dengan sejumlah uang agar mencabut laporan di kepolisian.
Hal ini diungkap keluarga dan pengacara korban, Ali Yusron, saat gelar konferensi pers bersama pengacara kondang Hotman Paris di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis, 7 Mei 2026.
"Pihak si 'A' ini datang ke rumahnya pelapor, ke untuk menawari uang dan mencabut perkara," kata Ali.
Keluarga korban ketika itu menolak. Kemudian, tawaran berlanjut ke Ali sebagai pengacara korban.
"Pertama kali 300 (juta) di warung, ada dua orang. Saya yakin di dalam mobil itu tersangka ini di dalam. Saya tolak," kata Ali Yusron.
Ali Yusron pun terus menggaungkan kasus ini di media sosial. Sampai orang suruhan Ashari kembali mendatanginya.
"Yang kedua dengan waktu yang berbeda, setiap saya melakukan posting perkara ini, saya dihadang di parkiran, tiga orang," kata Ali.
Ali Yusron kemudian ditawarkan nominal uang yang lebih besar, yakni Rp400 juta. Tapi ia lagi-lagi menolaknya.
"400 (juta) saya enggak mau. Kalau itu saya ungkap nanti (katanya) membahayakan bagi pondok, karyawan atau karyawati," tuturnya.
Baca Juga: Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
Upaya pembungkaman tak berhenti di situ. Ali kemudian diancam jika terus melanjutkan laporan.
"Saya diancam di parkiran depan BPN Pati, dipepet itu ada tiga orang. Bilang, 'Perkara ini kalau kamu bongkar ini akan imbas besar sekali, ini menyangkut pondok pesantren, muridnya besar, gurunya juga banyak, dan ada kaitannya dengan iman', saya dibilang gitu," kata Ali Yusron.
Tapi Ali Yusron tidak gentar dan balik bertanya kepada orang tersebut, bagaimana jika yang menjadi korban adalah anaknya, saudaranya, apakah ia juga akan bertindak hal serupa.
"Jika perkara ini menyentuh keluarga Anda, seandainya anak Anda, bagaimana?'" tanya Ali Yusron yang membuat orang tersebut terdiam.
Setelah itu, Ali Yusron melanjutkan perkara hukum tersebut hingga menjadi viral seperti sekarang.
Ashari yang merupakan pendiri pondok pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah, diduga mencabuli 50 santriwati. Sempat buron, ia berhasil dibekuk aparat.
Berita Terkait
-
Tim Hukum Sudewo Minta Hakim Uji Penggabungan Dakwaan DJKA dan Perangkat Desa
-
Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover