Entertainment / Music
Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB
Machika Luna [Instagram]
Baca 10 detik
  • Penyanyi remaja Machika Luna resmi merilis single debut berjudul Kupu Lucuku ciptaan Aditya Gumay di Indonesia.
  • Lagu bertema cinta remaja ini menghadirkan nuansa segar yang relevan bagi pendengar dari kalangan Gen Z.
  • Video klip yang menampilkan aktor Raden Rakha berhasil diselesaikan dalam proses produksi selama satu hingga dua hari.

Suara.com - Penyanyi muda Machika Luna resmi memulai langkah awalnya di industri musik Tanah Air dengan merilis single debut berjudul Kupu Lucuku.

Kehadirannya langsung menarik perhatian publik, terutama karena usianya yang masih remaja namun sudah berani terjun ke dunia musik profesional.

Lagu Kupu Lucuku hadir dengan tema cinta remaja yang ringan dan dekat dengan kehidupan Gen Z masa kini.

Dibuat dengan nuansa yang manis dan easy listening, lagu ini menggambarkan perasaan gugup sekaligus bahagia saat seseorang mengalami jatuh cinta untuk pertama kalinya.

Sentuhan liriknya yang sederhana namun mengena membuat lagu ini mudah diterima oleh pendengar muda.

Single ini merupakan karya ciptaan Aditya Gumay yang berhasil mengemas kisah cinta pertama dengan gaya yang segar dan relevan.

Melalui lagu ini, Machika Luna mencoba menyampaikan pengalaman emosional yang banyak dirasakan oleh remaja seusianya, sehingga pesan dalam lagu tersebut terasa lebih autentik dan natural.

Dalam keterangannya kepada awak media, Machika Luna menyebut bahwa pengalaman jatuh cinta pertama menjadi inspirasi utama dalam membawakan Kupu Lucuku.

“Ini tentang pengalaman pertama jatuh cinta. Aku yakin banyak Gen Z yang bisa relate,” ujar Machika Luna dengan penuh antusias.

Baca Juga: Prambanan Jazz Festival 2026 Umumkan Line Up Terbaru, Ini Daftar Penampil Hari Pertama hingga Ketiga

Tak hanya fokus pada lagu, Machika Luna juga menghadirkan video klip untuk memperkuat visualisasi cerita dalam single perdananya tersebut.

Dalam proses produksi video klip, ia menggandeng aktor muda Raden Rakha sebagai lawan main. Kolaborasi keduanya menciptakan chemistry yang memperkuat nuansa cerita cinta remaja dalam video klip tersebut.

Machika Luna juga mengungkapkan bahwa proses syuting video klip berjalan dengan lancar dan tidak memakan waktu lama.

Menurutnya, produksi tersebut hanya berlangsung sekitar satu hingga dua hari saja. Meski terbilang singkat, hasil yang ditampilkan tetap maksimal dan sesuai dengan konsep yang diinginkan.

“Cuma sekitar satu sampai dua hari,” ungkap Machika Luna mengenai proses syuting video klipnya.

Meski masih sangat muda, Machika Luna menunjukkan semangat besar untuk terus berkarya dan berkembang di dunia musik.

Load More