- Reza Arap mengungkapkan adanya tawaran sponsor sebesar Rp1 triliun untuk kelanjutan program live streaming Marapthon Season 4.
- Denny Sumargo meragukan realisasi tawaran tersebut dan menyarankan Reza untuk berhati-hati terhadap keabsahan identitas perusahaan sponsor.
- Denny memperingatkan bahwa menerima sponsor dari pihak tidak jelas berisiko menyeret tim ke dalam kasus hukum pencucian uang.
Suara.com - Pengakuan Reza Arap dalam siaran langsung Marapthon Season 3 bersama Denny Sumargo menjadi viral di media sosial.
Percakapan keduanya menarik perhatian publik setelah Reza Arap mengungkap adanya tawaran sponsor fantastis untuk melanjutkan program tersebut ke Season 4.
Nilai sponsor yang disebut mencapai Rp1 triliun, angka yang langsung memicu beragam reaksi dari netizen karena dianggap sangat besar untuk sebuah program live streaming digital.
Dalam obrolan tersebut, Reza Arap mengaku dirinya sempat terkejut dengan tawaran yang datang. Ia mempertanyakan apakah benar ada pihak yang berani mengeluarkan dana sebesar itu demi keberlanjutan Marapthon.
Dengan nada penasaran, Reza Arap bertanya kepada Denny Sumargo mengenai kemungkinan tawaran tersebut benar-benar realistis.
“Lu percaya nggak, ada orang yang mau bayari 1 T buat kita lanjutin Season 4. Lu percaya nggak? Ada nggak orang begitu? Masuk akal nggak?” kata Reza Arap dalam siaran tersebut.
Menanggapi hal itu, Denny Sumargo menilai kemungkinan tersebut memang ada, tetapi peluang untuk benar-benar terealisasi cukup kecil.
Menurut mantan atlet basket nasional itu, nominal besar dalam sebuah kerja sama tetap harus disertai kejelasan identitas perusahaan dan legalitas sponsor yang terlibat.
“Possibility-nya kecil. Kalau itu terjadi bisa, tapi apakah terealisasi kecil,” jawab Denny Sumargo.
Baca Juga: Reza Arap Klaim Lagu Asian Games Karya Sendiri, Gerald Liu Kasih Jawaban Menohok
Tidak hanya itu, Denny juga mengingatkan Reza Arap dan tim agar berhati-hati dalam menerima sponsor dengan nominal yang tidak masuk akal.
Ia menegaskan pentingnya memastikan bahwa sponsor berasal dari perusahaan yang valid, resmi, dan memiliki identitas bisnis yang jelas.
Jika tidak, ada risiko serius yang dapat menyeret pihak penerima sponsor ke dalam persoalan hukum, termasuk dugaan pencucian uang.
“Kalau dia bukan brand yang valid dan legit, ini pencucian uang. Jangan diambil. Kalau dia brandnya jelas, legit, perusahaan seperti apa, kalau begitu ambil. Kalau nggak jelas tetap diambil, takutnya kalian tersangkut pencucian uang. Janganlah,” tutur Denny Sumargo.
Seperti diketahui, Marapthon merupakan program live streaming yang selalu sukses di setiap musimnya. Konsep acara ini menampilkan aktivitas Reza Arap dan teman-teman yang melakukan siaran langsung selama 24 jam nonstop selama beberapa hari di dalam sebuah rumah.
Berbagai aktivitas spontan, interaksi antarpersonel, hingga kehadiran bintang tamu membuat program ini memiliki daya tarik tersendiri di kalangan penonton internet.
Berita Terkait
-
Once Mekel Absen di Nikahan El Rumi, Padahal Sempat Jadi Permintaan Khusus
-
Reaksi Tak Terduga Tasya Farasya saat Ahmad Assegaf Dibilang Makin Kurus Usai Cerai
-
Ditodong Ikut Marapthon Season 3, Baskara Putra: Ke Dokter Aja Bingung, Apalagi ke Sana
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Dikritik Undang Anak Korban Pelecehan, Denny Sumargo Klarifikasi: Demi Atensi Hukum
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah