- Food blogger Farida Nurhan menyatakan kekesalan melalui Threads pada 10 Juni 2026 terkait tawaran kerja sama restoran ternama di Batam.
- Farida menolak permintaan ulasan berkonsep dengan imbalan barter karena dinilai tidak menghargai profesinya sebagai seorang kreator konten profesional.
- Ia menegaskan bahwa dukungan promosi tanpa bayaran hanya diberikan kepada pelaku UMKM, bukan kepada perusahaan besar yang sudah mapan.
“Kalau perusahaan atau restoran besar seperti kalian, cabangnya menyebar di seluruh Indonesia, halaman dan parkiran luas, restonya megah, come on lah,” tulis Farida dengan nada kesal.
Ia menegaskan bahwa dirinya bukan tidak menghargai makanan gratis yang ditawarkan.
Akan tetapi, menurutnya, mengundang seorang kreator konten untuk datang dari kota lain, membuat ulasan sesuai konsep tertentu, hingga menyusun alur cerita konten tanpa memberikan kompensasi yang sesuai adalah hal yang tidak tepat.
Farida menilai pekerjaan membuat konten tidak sesederhana datang lalu makan. Di balik sebuah video ulasan, terdapat proses produksi yang memerlukan waktu, tenaga, pengalaman, hingga biaya operasional yang tidak sedikit.
“Bukannya nggak menghargai makanan gratis, tapi nggak gitu juga, dikit-dikit barter,” lanjutnya.
Menurut Farida, apabila pihak restoran hanya mengundang dirinya untuk datang dan mencoba makanan tanpa tuntutan khusus, hal tersebut masih bisa dipertimbangkan. Terlebih ia memang memiliki hobi bepergian dan mencoba berbagai kuliner di daerah.
Namun dalam tawaran yang diterimanya kali ini, pihak restoran disebut meminta ulasan dengan konsep dan alur cerita tertentu. Hal itu membuat Farida merasa seolah-olah diminta bekerja secara profesional tanpa mendapatkan bayaran yang sepadan.
“Kalau ngundang aja masih aman, walaupun jauh karena Omay suka traveling juga. Lah ini ngundang barter, pakai storyline juga, sudah kayak kerja aja dong. Iming-imingnya makan gratis, gue jitak loh,” tulisnya.
Unggahan Farida Nurhan tersebut langsung mendapat banyak respons dari netizen.
Baca Juga: Idgitaf Klarifikasi Arti Nama Panggungnya, Ternyata Singkatan Digital Forensik
Sebagian besar mendukung pendapatnya dan menilai bahwa profesi kreator konten memang layak mendapatkan apresiasi serta kompensasi yang sesuai, terutama ketika bekerja sama dengan perusahaan atau bisnis yang sudah berkembang besar.
Berita Terkait
-
Viral Pasutri Tewas Ditabrak Taksi Bluebird, Akun IG Nikita Willy dan Suami Diserbu Netizen
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
-
Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi
-
Heboh Influencer Masih Punya Utang Biaya Lahiran Rp 30 Juta, Padahal Gaya Hidupnya Hedon
-
Lama Vakum Tampil di TV, Aset Fantastis Zaskia Gotik di Cikarang Jadi Sorotan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda