Entertainment / Film
Kamis, 18 Juni 2026 | 15:42 WIB
Toy Stroy 5 siap tayang di bioskop Indonesia mulai hari, Kamis (18/6/2026). [Disney]
Baca 10 detik
  • Film Toy Story 5 dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai tanggal 18 Juni 2026 mendatang.
  • Kisah berfokus pada kekhawatiran mainan yang terlupakan oleh Bonnie karena ia lebih tertarik menggunakan gawai.
  • Petualangan Jessie dan kelompok Buzz Lightyear menghadirkan misi baru serta transformasi fisik Woody yang menua.

Suara.com - Setelah tujuh tahun menanti, penggemar akhirnya bisa kembali menyaksikan petualangan Woody, Jessie, Buzz Lightyear dan teman-temannya dalam Toy Story 5.

Toy Story 5 melanjutkan kisah di mana para mainan memiliki pemilik barunya, Bonnie. 

Namun sama seperti Andy, pemilik lama mainan tersebut, Bonnie juga tumbuh menjadi gadis remaja yang tak lagi memainkan boneka.

Inilah yang menjadi kekhawatiran Jessie dan mainan lain, mereka akan dilupakan seperti dulu. 

Pixar tampaknya sadar, kehadiran gadget memang menggilas daya minat anak-anak bermain boneka.

Fenomena ini pula yang hadir dalam cerita, di mana Bonnie mendapat hadiah gawai bernama Lilypad.

Bonnie sibuk dengan gadget baru, sementara bonekanya makin terlupakan. Tapi Jessie, tak mau hal itu terjadi.

Intrik kemudian hadir bagaimana Jessie dan Lilypad berebut perhatian Bonnie. 

Tapi kisah, tak hanya berpusat pada konflik ini. Penonton juga akan menyaksikan perubahan bentuk yang terjadi pada Woody.

Baca Juga: Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV

Sama seperti penonton yang bertambah usia, Woody juga menua. Kepala tengahnya yang botak dan perut yang buncit, menjadi penanda.

Toy Stroy 5 siap tayang di bioskop Indonesia mulai hari, Kamis (18/6/2026). [Disney]

Selain itu, penonton juga akan dikejutkan dengan sekelompok Buzz Lightyear. Mereka yang nantinya akan bergabung dengan Jessie dalam sebuah misi.

Sebagai penutup, akan ada kejutan manis dari Jessie dan Buzz Lightyear. Bagi anda pecinta film Toy Story, mungkin sudah bisa menebaknya.

Selama hampir dua jam menyaksikan film Toy Story, saya bukan hanya terhibur, tapi juga mengingat lagi masa-masa di mana hiburan kita adalah boneka dan imajinasi.

Secara visualisasi, kualitas Disney dan Pixar tampaknya tak perlu diragukan lagi.

Meski penonton kebanyakan adalah orang dewasa, mereka sangat terhibur dengan gambar yang penuh warna.

Load More