- Aktor Pierce Brosnan kembali menghidupkan karakter James Bond melalui film GoldenEye yang tayang di Trans TV.
- Film GoldenEye menyajikan kisah konflik personal melawan sahabat sekaligus pengkhianat bernama Alec Trevelyan yang diperankan Sean Bean.
- Karya arahan Martin Campbell ini sukses meraih pendapatan global lebih dari 350 juta dolar Amerika Serikat.
Suara.com - Setelah enam tahun absen dari layar lebar akibat sengketa hukum yang panjang, James Bond kembali dengan ledakan besar pada tahun 1995 melalui GoldenEye.
Film ini bukan sekadar sekuel; ini adalah sebuah pernyataan bahwa agen rahasia paling terkenal di dunia ini masih relevan di dunia pasca-Perang Dingin.
Era Baru, Wajah Baru
GodenEye dianggap sebagai upaya sukses untuk menyuntikkan energi baru ke dalam formula yang mulai usang.
Pierce Brosnan resmi diperkenalkan sebagai pemegang lisensi untuk membunuh yang baru.
Brosnan berhasil memadukan pesona flamboyan ala Roger Moore dengan ketangguhan fisik Sean Connery, menciptakan sosok Bond yang lebih modern namun tetap klasik.
GoldenEye akan tayang pada Kamis (23/7/2026) malam ini pukul 20.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
Musuh dari Masa Lalu
Salah satu kekuatan utama GoldenEye yang sering dipuji adalah narasinya yang personal.
Baca Juga: Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
Sean Bean berperan sebagai Alec Trevelyan (Agen 006), mantan rekan kerja dan sahabat Bond yang berkhianat.
Ini memberikan dimensi emosional yang jarang terlihat dalam film-film Bond sebelumnya.
Pertarungan antara Bond dan Trevelyan bukan sekadar perebutan senjata satelit bernama "GoldenEye", melainkan benturan ideologi antara kesetiaan dan dendam.
Revolusi Karakter Wanita
GoldenEye juga mencatatkan sejarah dengan memperkenalkan Judi Dench sebagai M, atasan Bond.
Dalam salah satu adegan paling ikonik, Bond disebut sebagai dinosaurus seksis, misoginis, dan peninggalan Perang Dingin.
Berita Terkait
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa