-
Sarwendah membantah melarang Ruben Onsu bertemu anak dan siap memfasilitasi koordinasi waktu.
-
Pihak Sarwendah menantang pengacara Ruben menunjuk psikolog independen untuk membuktikan kebenaran doktrinasi.
-
Sarwendah mengklarifikasi isu video marah serta menegaskan telah menjalani tes kesehatan sesuai permintaan.
Menurut pengakuannya, respons emosional tersebut terjadi semata-mata karena ia ingin menunjukkan hasil pemeriksaan medis yang sebelumnya dituntut oleh pihak lawan.
"Anda bilang saya marah-marah kepada Anda di ruangan mediasi, padahal saya hanya ingin menunjukkan hasil tes kesehatan saya yang Anda sendiri yang minta," ujarnya.
Sikap kooperatif dalam menjalani tes kesehatan dilakukan Sarwendah demi menjamin keamanan serta kesejahteraan fisik dan mental buah hatinya.
Ia merasa heran lantaran iktikad baiknya tersebut justru dihindari saat bukti riil sudah siap untuk diserahkan.
"Kalau emang itu bukan persoalan, kenapa permintaan itu terus dihindari? Seharusnya Anda bisa menyelesaikan secara sederhana. Pertemukan ayahnya dengan anak-anaknya," kata Sarwendah.
Perselisihan antara Sarwendah dan Ruben Onsu berawal dari proses perceraian serta perebutan hak asuh anak yang berlanjut di meja hijau.
Situasi makin keruh akibat saling lempar tuduhan di media sosial dan persidangan yang berlarut-larut tanpa titik temu.