- Black Owl SCBD di bawah Murino Group resmi dibuka untuk memanjakan para socialites ibu kota.
- Destinasi ini memecahkan rekor MURI berkat penggunaan layar LED 360 derajat terbesar se-Asia.
- Venue berkapasitas ponad 1.000 tamu ini menghadirkan musisi papan atas seperti Padi Reborn dan Maliq & D’Essentials.
Suara.com - Black Owl SCBD resmi membuka pintunya dan langsung tancap gas menetapkan standar kemewahan baru di Indonesia.
Bukan sekadar tempat nongkrong biasa, destinasi di bawah naungan Murino Group ini hadir dengan konsep "Dining & Libation" yang siap memanjakan panca indera para socialites ibu kota.
Apa yang membuat Black Owl SCBD begitu istimewa? Berikut adalah rangkuman kemewahan yang menjadikannya destinasi paling hot saat ini!
Pecahkan Rekor MURI: Visual "Gila" Layaknya di Las Vegas
Jika Las Vegas punya "The Sphere" yang berbentuk bulat, Jakarta kini punya versi square-nya yang tak kalah canggih. Black Owl SCBD baru saja dianugerahi rekor MURI berkat teknologi visualnya yang masif.
Bayangkan saja, kamu akan dikelilingi oleh layar LED 360 derajat terbesar se-Asia! Tak hanya itu, suasana makin pecah dengan dukungan lebih dari 1.500 titik special lighting dan instalasi kinetic lighting yang bergerak dinamis.
"Tim kami terdiri dari lebih dari 30 orang khusus untuk desain grafis dan video mapping.
Semuanya dibuat sendiri agar pengunjung mendapatkan pengalaman imersif yang tidak ditemukan di tempat lain," kata Efrat Tio, Founder Black Owl dengan bangga.
DJ "Terbang" dan Kapasitas Jumbo
Ingin merasakan sensasi pesta yang berbeda? Di sini, kamu tidak hanya melihat DJ beraksi di balik meja.
Black Owl menghadirkan atraksi flying DJ set di mana sang penampil bisa "terbang" ke atas panggung.
Dengan kapasitas mencapai lebih dari 1.000 tamu, venue ini menjadi salah satu yang terbesar di Jakarta, menjadikannya ekosistem hiburan yang lengkap mulai dari kuliner modern hingga pesta dansa yang megah.
Gudangnya Musisi Papan Atas: Dari Padi hingga Maliq & D’Essentials
Bagi pecinta musik live, Black Owl SCBD sudah menyiapkan jadwal "tempur" yang padat. Sederet musisi legendaris dan kekinian dipastikan akan menggetarkan panggungnya.
Grup band legendaris Padi Reborn dijadwalkan tampil perdana pada 11 Oktober, disusul oleh penampilan manis dari Maliq & D’Essentials, hingga racikan musik upbeat dari Whisnu Santika.