Eva Celia Lulusan Apa? Ikut Aksi Demo Indonesia Sadar 28 Oktober 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:25 WIB
Eva Celia (Instagram.com/evacelia)
BACA 10 DETIK
  • Eva Celia mengikuti aksi demonstrasi #IndonesiaSadar di Bundaran HI Jakarta pada 28 Oktober 2026.
  • Ia mengenakan kaos bertuliskan dukungan pemerintahan bersih bersama mahasiswa dan elemen masyarakat sipil lainnya.
  • Eva Celia merupakan putri musisi Indra Lesmana yang sempat berkuliah musik di Amerika Serikat.

Suara.com - Nama Eva Celia kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Indonesia setelah kehadirannya di aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar yang digelar pada Rabu, 28 Oktober 2026. Aksi yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda itu berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dan diikuti oleh mahasiswa serta elemen masyarakat sipil.

Keikutsertaan sang penyanyi dan aktris ini menarik perhatian karena ia tampil sederhana namun membawa pesan yang jelas. Banyak yang kemudian bertanya-tanya mengenai latar belakang pendidikan Eva Celia.

Sebagai putri dari musisi jazz legendaris Indra Lesmana dan aktris Sophia Latjuba, perjalanan hidupnya memang kerap menjadi sorotan. Publik ingin mengetahui lebih jauh soal jenjang pendidikan formal yang ditempuhnya sebelum fokus penuh pada dunia seni dan hiburan.

Kehadiran Eva di tengah massa aksi juga memunculkan rasa ingin tahu tentang komitmennya terhadap isu-isu sosial. Ia terlihat mengenakan kaos putih bertuliskan “Join Us. We fight for a clean government,” yang secara langsung menyuarakan dukungan terhadap pemerintahan yang bersih.

Di tengah pertanyaan seputar pendidikan dan keterlibatannya di aksi tersebut, sosok Eva Celia semakin menarik untuk dikulik. Perjalanan hidupnya yang diwarnai bakat seni sejak kecil hingga keputusan-keputusan penting dalam karier dan pendidikan menjadi bagian penting dari cerita yang ingin diketahui banyak orang.

Profil dan Pendidikan Eva Celia

Eva Celia (Instagram.com/evacelia)

 

Eva Celia Lesmana lahir di Jakarta pada 21 September 1992. Ia tumbuh di lingkungan keluarga seniman. Ayahnya, Indra Lesmana, merupakan musisi jazz terkemuka, sementara ibunya, Sophia Latjuba, dikenal sebagai aktris dan model.

Dari kecil, Eva sudah akrab dengan dunia seni. Pendidikan formalnya dimulai di Sekolah High Scope Jakarta Selatan. Di sana, bakatnya di bidang seni peran dan musik semakin terasah.

Bahkan saat masih duduk di bangku sekolah, ia pernah meraih penghargaan sebagai pemain terbaik dalam film pendek yang diikutsertakan pada High Scope Junior High School Festival 2006.

Pada akhir 2008, Eva memutuskan vakum sementara dari dunia hiburan Indonesia. Ia mengikuti keluarganya pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat. Di sana, ia menempuh studi di jurusan musik di salah satu universitas.

Pengalaman belajar di luar negeri memberinya perspektif baru mengenai seni, musik, dan industri hiburan. Namun, Eva kemudian memutuskan untuk menghentikan kuliahnya. Alasan utamanya adalah biaya yang cukup mahal serta keinginannya untuk fokus membangun karier di Indonesia.

Dalam wawancara lama, ia pernah menyatakan bahwa pendidikan tetap penting baginya, tetapi pada saat itu ia memilih jalan yang lebih relevan dengan pekerjaannya di dunia hiburan.

Setelah kembali ke Indonesia sekitar tahun 2013, Eva secara aktif mengembangkan karier sebagai penyanyi, penulis lagu, aktris, dan model. Ia merilis sejumlah single dan terlibat dalam berbagai film serta proyek musik. Bakatnya yang multi-talent membuatnya semakin dikenal luas.

Meski tidak menyelesaikan studi formal di Amerika Serikat hingga memperoleh gelar, pengalaman belajar di Los Angeles tetap menjadi bagian berharga dalam pembentukan karakter dan wawasannya.

Pada 28 Oktober 2026, Eva Celia memilih untuk turun langsung ke jalan bersama massa aksi #IndonesiaSadar. Aksi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite SADAR) ini membawa lima tuntutan utama.

Tuntutan tersebut mencakup penetapan status bencana nasional terkait kebakaran hutan dan lahan, perbaikan pengelolaan APBN agar lebih berpihak pada rakyat, penurunan biaya pendidikan, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta pemulihan kebebasan bersuara dan perlindungan hak asasi manusia.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com