Desember Jani, Film tentang Konflik Ibu dan Anak yang Berawal dari Kepergian Sang Kakak

Jum'at, 06 November 2026 | 20:24 WIB
Film Desember Jani. (Dok. Ist)
BACA 10 DETIK
  • Film panjang debut sutradara Ariani Darmawan berjudul Desember Jani mengangkat dinamika konflik keluarga tiga generasi perempuan.
  • Palari Films menghadirkan pemutaran perdana Indonesia di JAFF 2026 yang berlangsung dari 29 November hingga 6 Desember.
  • Film produksi Palari Films tersebut dijadwalkan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026.

“Lewat Desember Jani, debut penyutradaraan Ariani Darmawan ini memindahkan seluruh beban dramatik lewat dialog ringan sehari-hari dan perilaku-perilaku domestik, sehingga konflik tiga generasi perempuan terbaca tanpa sekali pun perlu cerewet dan meletup-letup untuk menjelaskan rentetannya. Kematangan seperti itu membuatnya berdiri sebagai salah satu potret keluarga paling menarik, berbeda, dan menyegarkan di tahun ini,” ujar Alexander.

Bagi Ariani, pemutaran di JAFF menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan film tersebut dengan penonton Indonesia.

“Film ini merayakan menjadi perempuan, dan memberi ruang bagi kerja-kerja perawatan yang sering tidak terlihat. Sejak awal, film ini dibuat untuk keluarga Indonesia. Di JAFF, untuk pertama kalinya kami bisa melihat langsung bagaimana penonton di rumah sendiri merespons cerita ini. Semoga setelah menonton, ada yang pulang lalu menyapa ibunya, kakaknya, atau adiknya, dan mulai bicara,” kata Ariani.

Film ini juga menandai kembalinya Sigi Wimala ke layar lebar setelah cukup lama tidak tampil dalam film.

Sementara itu, Chempa Puteri mendapat peran utama pertamanya dan Hyori Mika menjalani debut layar lebar. Karakter Oma diperankan Tutie Kirana, aktris yang telah berkarya lebih dari 50 tahun.

Skenario film ditulis Ariani bersama penyair dan novelis Cyntha Hariadi.

Produser Desember Jani, Meiske Taurisia, mengatakan JAFF memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan Palari Films. Pada edisi pertama Indonesian Screen Awards pada 2017, film produksi mereka, Posesif, berhasil meraih penghargaan Best Film.

Sembilan tahun kemudian, Palari Films kembali ke kompetisi yang sama dengan membawa cerita tentang empat perempuan dari tiga generasi dalam satu keluarga.

“Perjalanan festival ini terasa lengkap karena berakhir di rumah. JAFF selalu jadi tempat bertemu penonton yang mencintai film Indonesia dengan sungguh-sungguh. Kami tidak sabar berbagi Desember Jani dengan mereka,” ujar Meiske.

Setelah pemutaran di JAFF 2026, Desember Jani dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 10 Desember 2026. Film ini diproduseri Meiske Taurisia dengan Luna Maya sebagai produser eksekutif.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com