Suara.com - Pekerja menyelesaikan pembangunan gedung bertingkat di salah satu kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (10/2). Lamudi Indonesia memprediksi, pertumbuhan sektor real estate pada 2016 dan seterusnya akan positif, meskipun secara global terjadi penurunan dalam ekonomi. Sektor properti berkontribusi terhadap 3,2 persen GDP Indonesia dengan prediksi pertumbuhan pasar sampai 30 miliar dolar pada tahun 2018. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Harga Properti Mewah di Jakarta Tumbuh 37,7 persen pada 2015
-
AP2ERSI: Kebijakan Pemerintah Akan Dorong Sektor Perumahan
-
Pasar Perumahan Tunjukkan Sinyal Positif di Awal 2016
-
Inilah 3 Proyek Properti yang Akan Ramaikan Cempaka Putih Jakpus
-
Jepang akan Investasi Properti di Bekasi Senilai 10 Juta Dolar AS
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Penampakan Gunungan Uang Rp11,42 Triliun, Hasil Denda hingga Tipikor
-
Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS
-
Potret Suasana Gedung DPR saat Penerapan Kebijakan WFH ASN
-
Dikecualikan dari WFH, Layanan Perizinan DKI Tetap Normal dan Full WFO
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Dampak Perang AS-Iran, Harga Plastik Meroket
-
Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional
-
Habiskan Dana Rp40 Miliar, Stadion Wibawa Mukti Direnovasi
-
Prabowo Buka Akses Istana untuk Pelajar, Ada Tur Edukatif hingga Diskusi
-
Ditopang Ekspor Nonmigas, Surplus Perdagangan RI Tembus USD 1,27 Miliar