Moda transportasi umum berkapasitas 20 tempat duduk dengan ukuran yang tidak terlalu besar bermanuver dengan lincah di tengah kemacetan Ibu Kota, transportasi umum tersebut adalah Metromini.
Sejak kemunculan pertamanya di era Gubernur Ali Sadikin, moda transportasi ini telah begitu berjasa mengantar penumpang ke berbagai penjuru di Jakarta, ongkosnya yang murah menjadikan Metromini sarana paling populer bagi setiap warga Jakarta.
Namun di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keberadaan Metromini mendapat perhatian khusus, Ahok mendapati banyak armada Metromini yang kondisinya sangat memperihatinkan. Bus yang sudah uzur (di atas 10 tahun), minimnya standar keselamatan, dan ketidaklengkapan surat-surat membuat Ahok marah.
Akhir Desember tahun lalu telah terjadi kecelakaan bus metromini B 80 jurusan Kota-Kalideres bernomor polisi B 7060 FD menerobos jalan hingga tertabrak kereta rel listrik (KRL) di pelintasan Tubagus Angke, sebelum Stasiun Angke, Tambora, Jakarta Barat. Akibat kejadian itu, 24 penumpang metromini menjadi korban. Delapan penumpang dilaporkan selamat, sementara 16 orang meninggal dunia.
Banyaknya kecelakaan yang dilkukan oleh supir bus Metromini membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI agar merazia seluruh Metromini yang tidak layak jalan. Ia meminta para pemilik agar seluruh Metromini yang telah dikandangkan diperbaiki terlebih dahulu sebelum dioperasikan kembali.
Sangat memalukan bahwa ibu kota negara masih memiliki moda transportasi yang tidak layak, tidak aman, dan tidak nyaman seperti Metromini.
Foto&Teks: [suara.com/Oke Atmaja]
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi
-
Potret Fadia Arafiq Berseragam Tahanan Saat Digiring KPK
-
Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika
-
Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh
-
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
-
Jawab Tekanan Biaya Hidup, Generali Hadirkan Asuransi Syariah dengan Fitur Wakaf
-
Terbukti Suap Hakim dan TPPU Kasus Ekspor CPO, Marcella Santoso Divonis 14 Tahun Penjara
-
Sampah Kiriman Penuhi Pantai Kedonganan Bali