Suara.com - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan razia terhadap angkutan umum di Ibu Kota yang tak sesuai dengan ketentuan.
Kepala Dishubtrans DKI Andri Yansyah mengatakan hari ini razia dilakukan di empat wilayah Jakarta. Razia ini guna menjalankan satu dari lima tertib yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Oleh karena itu mau tidak mau dengan protap (prosedur tetap), angkutan umum yang membahayakan penumpang kita razia. Yang ada bahaya penumpang, semua angkutan umum kita lakukan operasi," ujar Andri saat memimpin langsung razia di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (14/2/2016).
Dalam operasi yang melibatkan semua unsur, seperti dari pihak kepolisian dan TNI di Jalan Jenderal Sudirman ini, petugas menemukan 3 angkutan umum seperti metromini yang tidak layak beroperasi. Bus tersebut langsung dibawa petugas dan dikandangkan.
"Dia nggak punya SIM, rem tangan nggak ada, ban botak. Ini kan bahaya. Kita operasi dalam rangka menjalankan 5 tertib, salah satunya tertib berlalulintas, terutama untuk menjamin keamanan bagi penumpang," jelasnya.
Empat wilayah Jakarta yang dilakukan razia oleh Dishubtrans DKI ada di, Pasar Minggu dan Tebet Jakarta Selatan; Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jati Baru Jakarta Pusat; Jalan Kopi, Kota Jakarta Barat; Jalan Yos Sudarso Jakarta Utara dan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang