Suara.com - Selain mencuci tangan dan penerapan social distancing, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kunci utama untuk menekan wabah Corona adalah dengan tetap berdiam diri di rumah atau "Stay At Home" sebagai bentuk karantina individu agar tidak tertular ataupun menularkan virus ini ke individu lain.
Berbekal hal itu, Pemerintah mengeluarkan imbauan untuk bekerja di rumah atau Work From Home (WFH), belajar dirumah dan beribadah di rumah untuk menerapkan "Stay At Home" agar memutus rantai penyebaran virus Corona.
Dan untuk melaksanakannya, pemerintah akhirnya menutup tempat wisata dan rumah ibadah, meliburkan sekolah dan menutup kantor-kantor yang tidak terkait dengan medis dan kebutuhan pokok.
Meskipun begitu, masih banyak masyarakat yang tidak menerapkan "stay at home" dengan tetap keluar rumah untuk hal-hal yang tidak perlu seperti berbelanja, berekreasi, berkumpul dengan rekan sejawat, lainnya yang berpotensi meningkatkan penyebaran virus Corona.
Padahal, ada beberapa orang yang tidak bisa menerapkan aturan "stay at home" tersebut dan masih harus tetap bekerja di lapangan Seperti para perawat di rumah sakit yang bertugas menangani pasien positif Corona, anggota TNI dan Polri yang menjaga keamanan, jurnalis foto dengan informasi yang dibagikannya, Palang Merah Indonesia (PMI) dengan bantuan medisnya hingga pengemudi ojek daring yang menyediakan jasa pesan hingga petugas PPSU yang bertugas menjaga kebersihan.
Mereka hanya sebagian kecil orang - orang yang harus tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi Corona ini dengan segala risikonya untuk tetap melayani publik. Jadi, sebisa mungkin tetaplah di rumah dan bantu mereka. [Suara.com/Alfian Winanto]
Foto dan Teks : Suara.com/Alfian Winanto
Berita Terkait
-
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH
-
Tren Stay at Home Holiday: Kenapa Liburan di Rumah Jadi Pilihan Gen Z?
-
Kondisi di Dalam Gedung DPR Jelang Demo Hari Ini, Tampak Sepi Hampir Tak Ada Aktivitas
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi
-
Kalahkan Unggulan Malaysia, Sabar/Reza Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026
-
Langkah Fadia/Tiwi Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Benih Berkualitas Angkat Hasil Panen Jagung Petani Jateng
-
Penuhi Panggilan KPK, Dito Ariotedjo Diperiksa soal Kuota Haji
-
Banjir Kepung Jakarta
-
Dari Ternate untuk Perempuan Tangguh: Program LAKSMI Dorong UMKM Naik Kelas
-
Trofi Piala Dunia 2026 Mampir ke Jakarta
-
Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026