Suara.com - Presenter Vicky Prasetyo menangis ketika bercerita mengenai anaknya saat menggelar konferensi pers di Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (24/9). Dua bulan mendekam di bui membuat ekonomi Vicky Prasetyo berantakan. Ketika masih menghuni Rutan Salemba, dia sampai tak bisa membayar iuran sekolah anaknya.
"Dengan kejadian kemarin ekonomi juga bermasalah, pembayaran sekolah anak aku juga sempat terbengkalai," ujar Vicky.
Dengan mata berkaca-kaca, vokalis KUDETA ini bercerita bahwa anak-anaknya sampai rela memakai tabungan mereka di celengan untuk membayar iuran sekolah.
"Anak-anak punya tabungan yang biasanya buat lebaran cuma dia keluarin, katanya 'dad aku bayarin buat sekolahan dulu'," cerita Vicky.
Bukan cuma menunggak iuran sekolah, Vicky juga sulit membiayai kebutuhan sehari-hari keluarganya karena dirinya harus mendekam di penjara.
Vicky Prasetyo sendiri bebas dari Rutan Salemba pada Kamis (17/9) lalu setelah penangguhan penahanannya yang dikabulkan. Vicky dipenjara akibat kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan istrinya, Angel Lelga. [Suara.com/Alfian Winanto]
Berita Terkait
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Kantor Purbaya Tanggapi Penilaian Fitch usai Turunkan Rating Indonesia ke Negatif
-
Alasan Revisi Outlook Negatif Ekonomi Indonesia dari Fitch Ratings
-
Fitch Ratings Turunkan Peringkat Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif
-
PNM Hadirkan Cici Rosa, Bazar Ramadan Buka Akses Pasar Bagi Ribuan Nasabah
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi
-
Potret Fadia Arafiq Berseragam Tahanan Saat Digiring KPK
-
Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Aksi Solidaritas Untuk Iran di Kedubes Amerika
-
Diguyur Hujan, Dinding Penahan Candi Dorok Era Majapahit Runtuh
-
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
-
Jawab Tekanan Biaya Hidup, Generali Hadirkan Asuransi Syariah dengan Fitur Wakaf
-
Terbukti Suap Hakim dan TPPU Kasus Ekspor CPO, Marcella Santoso Divonis 14 Tahun Penjara
-
Sampah Kiriman Penuhi Pantai Kedonganan Bali