Suara.com - Sejumlah massa melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022). Mereka menggelar aksi dan menyerahkan pengaduan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) atas pembiaran Krisis Iklim yang dilakukan pemerintah.
Menurut mereka, pembiaran Krisis Iklim adalah Pelanggaran HAM. Karena krisis Iklim sudah sangat berpengaruh pada kehidupan, ekonomi dan kesehatan perorangan maupun kelompok masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Kenaikan suhu bumi dan cuaca ekstrem akan mempengaruhi Hak Asasi Manusia untuk pendidikan, kesehatan, termasuk ruang penghidupan yang layak jika pemerintah tidak melakukan aksi iklim yang seharusnya dilakukan dengan segera.
Para pengadu sendiri merupakan warga negara Indonesia yang berbeda usia dari anak-anak, pemuda dan kelompok rentan dari berbagai generasi berumur 7 sampai 59 tahun yang hak asasi manusianya dipengaruhi oleh tindakan-tindakan Pemerintah dalam merespon perubahan iklim. [Suara.com/Alfian Winanto]
Tag
Berita Terkait
-
Tak Bisa Dipalsukan, Apa itu Ijazah Blockchain yang Diraih Pratama Arhan?
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka
-
UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir bagi Tiga Prajurit TNI yang Gugur
-
Libur Jumat Agung, Kawasan Puncak diserbu Wisatawan
-
Peringatan Jumat Agung, Katedral Jakarta Hadirkan Jalan Salib Lux in Nihilo
-
KAI Catat Rekor Lebaran 2026, Layani 5,08 Juta Penumpang
-
Perayaan HUT ke-27, JICT Dorong Kinerja dan Daya Saing Terminal
-
Kasus Suap Proyek Bekasi Melebar, Rumah Ono Surono Digeledah KPK
-
Aksi Kamisan ke-902 Soroti Teror Air Keras, Aktivis Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan
-
Kebakaran Hebat Landa SPBE Cimuning Bekasi