- RANS Entertainment dirumorkan IPO dengan valuasi Rp3 triliun.
- Target dana IPO diperkirakan capai Rp885 miliar.
- BEI dukung masuknya sektor ekonomi kreatif ke pasar modal.
Suara.com - Rumor rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) RANS Entertainment semakin santer terdengar di pasar modal. Perusahaan hiburan dan industri kreatif milik Raffi Ahmad itu disebut-sebut tengah bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan valuasi yang ditaksir mencapai Rp3 triliun.
Isu IPO RANS Entertainment mencuat setelah Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, memberikan sinyal adanya perusahaan dari sektor industri kreatif yang masuk dalam pipeline pencatatan saham.
“Oh ya, yang dari industri kreatif sepertinya ada di pipeline. Tapi nanti silakan detailnya dengan Pak Nyoman,” ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (25/5/2026).
Meski belum mengonfirmasi secara langsung bahwa perusahaan tersebut adalah RANS Entertainment, pernyataan itu memperkuat spekulasi pasar mengenai langkah besar bisnis milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut menuju pasar modal.
Kabar IPO RANS Entertainment langsung menarik perhatian investor karena perusahaan ini dikenal memiliki ekosistem bisnis yang luas, mulai dari media digital, produksi konten, olahraga, hiburan, hingga gaya hidup.
BEI menilai kehadiran emiten dari sektor ekonomi kreatif akan memberikan warna baru di pasar modal Indonesia. Menurut Jeffrey, diversifikasi sektor industri di bursa menjadi faktor penting untuk memperluas pilihan investasi masyarakat.
“Kami mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan bertumbuhnya ekonomi kreatif, tentu akan baik buat bursa kita sehingga ada tambahan sektor atau industri yang pertumbuhannya juga baik,” jelasnya.
Jika benar melantai di bursa, IPO RANS Entertainment diperkirakan menjadi salah satu IPO sektor kreatif paling besar dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pasar modal, valuasi RANS Entertainment disebut telah mencapai Rp3 triliun. Sementara target dana yang ingin dihimpun dari IPO diperkirakan berada di kisaran US$30 juta hingga US$50 juta atau setara Rp450 miliar sampai Rp885 miliar.
Baca Juga: IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit
Langkah IPO ini dinilai menjadi strategi penting untuk memperkuat ekspansi bisnis perusahaan di tengah pertumbuhan industri hiburan digital dan ekonomi kreatif nasional.
Dengan tambahan dana segar dari pasar modal, RANS Entertainment berpotensi memperluas lini bisnis, memperkuat konten digital, mengembangkan unit olahraga dan entertainment, hingga membuka peluang akuisisi baru.
Sebagai figur publik dengan basis penggemar besar, Raffi Ahmad dinilai memiliki modal kuat dalam membangun bisnis berbasis komunitas dan media digital. Meski demikian hingga kini, manajemen RANS Entertainment belum mengumumkan jadwal resmi IPO maupun menerbitkan prospektus awal kepada publik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini