Foto / News
Senin, 02 Februari 2026 | 13:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto (atas, kanan) menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]
Jajaran petinggi TNI di daerah meneriakkan yel-yel dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]
Mendagri Tito Karnavian (ketiga kanan) menyampaikan laporan dengan disaksikan Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]
Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan kepala daerah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto (atas, kanan) menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Forum yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, dan BPS tersebut bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.

Selain itu, forum ini juga membahada evaluasi kinerja pemerintah sepanjang 2025 serta arahan strategis untuk mempercepat pencapaian kedaulatan pangan dan energi, memperkuat ekonomi yang produktif dan inklusif, serta menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 8 % pada 2026. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]

Load More