Foto / News
Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:28 WIB
Seorang warga berjalan di atas tumpukan sampah di Pesisir Taman Wisata Laut Teluk Kupang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/1/2026). [ANTARA FOTO/Mega Tokan/bar]
Seorang warga berjalan diatas tumpukan sampah di Pesisir Taman Wisata Laut Teluk Kupang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/1/2026). [ANTARA FOTO/Mega Tokan/bar]
Seorang warga menarik tali perahu melewati tumpukan sampah di Pesisir Taman Wisata Laut Teluk Kupang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/1/2026). [ANTARA FOTO/Mega Tokan/bar]

Suara.com - Seorang warga berjalan di atas tumpukan sampah di Pesisir Taman Wisata Laut Teluk Kupang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (29/1/2026).

Sampah kiriman berupa plastik tersebut memenuhi pesisir akibat terbawa aliran air hujan dari permukiman sekitar yang bermuara ke laut, kondisi tersebut mencemari kawasan wisata laut dan mengancam ekosistem pesisir.

Tumpukan sampah yang terus bertambah saat intensitas hujan tinggi dikhawatirkan memperparah pencemaran laut serta berdampak pada biota laut dan mata pencaharian masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor pariwisata dan perikanan. [ANTARA FOTO/Mega Tokan/bar]

Load More