Foto / News
Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:00 WIB
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono (kanan) dan Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono (kanan) memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono (kanan) memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono (kanan) dan Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono dan Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali bersama para peserta dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono (kanan) dan Founder Deep Intelegence Research, Prof. Rhenald Kasali memberikan pemaparan dalam acara Diskusi Bulanan AMSI di Kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Bertajuk "Quantum Age, Big Data, dan Masa Depan Industri Media”, dalam diskusi tersebut menyoroti pentingnya media memahami audiens yang tepat, membangun keterlibatan pembaca, serta menyesuaikan diri dengan perubahan algoritma platform digital yang sangat memengaruhi jangkauan dan distribusi berita.

Selain itu, kredibilitas ditegaskan sebagai pembeda utama media profesional dibandingkan influencer atau kreator konten. Terlebih di dalam dunia maya yang sudah dipenuhi oleh beragam media sosial.

Ke depannya, media dinilai perlu meninggalkan ketergantungan pada trafik massal berbasis hiburan dan beralih ke konten mendalam yang berbasis data, khususnya di sektor ekonomi dan bisnis, sekaligus berani berinovasi untuk menemukan model bisnis yang berkelanjutan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More