- Presiden Prabowo Subianto memulai komunikasi tertutup dengan Board of Peace pasca serangan Israel di Gaza.
- Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas serangan Israel terhadap Jalur Gaza sejak Sabtu.
- Serangan udara Israel menewaskan 31 orang sehari sebelum rencana pembukaan kembali Penyeberangan Rafah.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto membuka jalur komunikasi dengan anggota-anggota Board of Peace (BoP), menyusul serangan Isarel terhadap Gaza, pada Sabtu pekan lalu.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan komunikasi tersebut dilakukan melalui jalur tertutup.
"Ada, tapi kan melalui jalur-jalur tertutup," kata Pras di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Sementara itu, perihal serangan Isarel ke Gaza, presiden dan pemerintah prihatin.
Pras menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
"Ya, tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan tapi bagaimanapun juga kita akan terus berupaya karena itu bagian dari komitmen kita bangsa Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan di Palestina. Jadi begitu," kata Pras.
Sebelumnya diberitakan dan laporan saluran televisi Al Jazeera yang mengutip berbagai sumber medis, sedikitnya 31 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak Sabtu (31/1) pagi.
Kekerasan tersebut terjadi sehari sebelum Israel dijadwalkan membuka kembali Penyeberangan Rafah, yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir.
Pembukaan Penyeberangan Rafah itu akan menjadi yang pertama sejak Mei 2024, menurut laporan tersebut.
Baca Juga: MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
Berita Terkait
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana