Foto / News
Kamis, 19 Februari 2026 | 21:30 WIB
Jamaah Tarekat Syattariyah melaksanakan shalat magrib saat mengikuti tradisi maniliak bulan (hilal), di Pantai Ulakan, Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/2/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/foc]
Jamaah Tarekat Syattariyah mengikuti tradisi maniliak bulan (hilal), di Pantai Ulakan, Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/2/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/foc]
Jamaah Tarekat Syattariyah mengikuti tradisi maniliak bulan (hilal), di Pantai Ulakan, Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/2/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/foc]
Jamaah Tarekat Syattariyah melaksanakan shalat magrib saat mengikuti tradisi maniliak bulan (hilal), di Pantai Ulakan, Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/2/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/foc]

Suara.com - Jamaah Tarekat Syattariyah melaksanakan shalat magrib saat mengikuti tradisi maniliak bulan (hilal), di Pantai Ulakan, Padangpariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/2/2026).

Jamaah Syattariyah di daerah itu menentukan jatuhnya 1 Ramadhan dengan Maniliak Bulan atau menunggu kemunculan bulan bersama kerabat di pantai dan akan mulai berpuasa pada Jumat (20/2/2026).

Tradisi maniliak bulan yang dilakukan setiap menjelang Ramadhan itu menjadi momen kebersamaan sekaligus bentuk pelestarian ajaran turun-temurun, di mana jamaah memadukan ibadah, musyawarah, dan pengamatan langsung hilal sebagai dasar penetapan awal puasa. [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/foc]

Load More