- Partai NasDem mengadakan buka puasa bersama pada 19 Februari 2026 di NasDem Tower, Jakarta.
- Acara tersebut dihadiri tokoh politik lintas partai seperti Anies Baswedan, Puan Maharani, dan Sufmi Dasco.
- Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memaknai Ramadhan lebih luas daripada sekadar menahan lapar.
Suara.com - Partai NasDem menggelar agenda buka puasa bersama pada hari pertama bulan Ramadhan di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Acara ini menjadi perhatian publik karena dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dengan latar belakang politik yang beragam, mulai dari Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco, Ketua DPR RI Puan Maharani, hingga mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
Acara inti agenda buka puasa bersama itu dimulai sekitar pukul 17.30 WIB setelah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh hadir di area kegiatan.
Selain menjadi ajang pertemuan para elite politik, buka puasa bersama itu juga digelar bersama sejumlah anak yatim yang diundang khusus ke markas besar Partai NasDem tersebut.
Surya Paloh memberikan apresiasi tinggi kepada para tamu undangan yang menyempatkan hadir di tengah kesibukan masing-masing.
"Sungguhlah kami bersukacita, berbesar hati atas keringanan langkah dari Bapak dan Ibu semuanya untuk bersedia menghadiri undangan daripada DPP Partai NasDem," kata Surya Paloh saat menyampaikan sambutan di hadapan para tokoh lintas partai sebagaimana dilansir Antara.
Selain kehadiran Anies Baswedan, Puan Maharani, dan Sufmi Dasco, sejumlah tokoh partai politik lainnya juga tampak hadir di lokasi.
Di antaranya adalah Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, dan Bendahara Umum Partai Golkar Sari Yuliati.
Sejumlah Anggota DPR RI dari berbagai fraksi juga terlihat membaur dalam suasana religius tersebut.
Baca Juga: Nasdem Beberkan Alasan Ahmad Sahroni Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR RI
Surya Paloh menjelaskan bahwa agenda buka puasa bersama yang dihadiri berbagai tokoh partai politik itu memberi makna agar silaturahmi yang telah ada tetap terjaga dengan baik.
Melalui pertemuan ini, ia berharap tali silaturahmi antar-tokoh bangsa dapat semakin dipererat tanpa memandang perbedaan posisi politik.
Di hadapan para tokoh politik yang hadir, Surya Paloh juga menyampaikan pesan mengenai esensi bulan suci.
Ia menekankan bahwa seluruh pihak perlu memaknai Ramadhan sebagai upaya untuk bisa memperkuat kemampuan daya tahan terhadap berbagai bentuk godaan yang ada.
Surya Paloh mengingatkan bahwa makna berpuasa memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar menahan nafsu fisik.
"Bukan hanya yang menyangkut masalah menahan lapar dan minum, kehausan, tapi berbagai hal-hal yang barangkali bisa kembali mempersucikan semangat dari spirit kita," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Bantuan Sembako Diaspora Aceh Nyangkut di Bea Cukai, Dasco: Kasih Dispensasi
-
Hari Pertama Ramadan, Masjid Istiqlal Siapkan 3.500 Nasi Box untuk Buka Puasa Bersama
-
Nasdem Beberkan Alasan Ahmad Sahroni Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR RI
-
Tutup Masa Sidang, Puan Tegaskan Posisi RI di Board of Peace Harus Berlandaskan Politik Bebas Aktif
-
DPR Sahkan Kesimpulan Komisi III: MKMK Tak Berwenang Intervensi Pemilihan Adies Kadir Sebagai Hakim
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
Terkini
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan
-
Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting
-
Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya
-
Papua Membara, Komnas HAM Desak Dialog Kemanusiaan Usai Ibu Hamil hingga Pilot AS Tewas
-
Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!
-
Lapor Polisi, Pengacara Ahli Waris Hyperbowling Ungkap Kronologi Teror Drone Isi Benda Mirip Granat
-
Ucapan Ulang Tahun Dasco untuk Nadiem Picu Spekulasi, Begini Penjelasannya!
-
KPK Cek Keaslian Sekaligus Telusuri Asal-Usul 55 Kg Platinum yang Ditemukan di Mobil Bupati Langkat
-
Tragedi Kebakaran Palmerah: Dikira Sudah Selamat, Kakek Suratman Ditemukan Tewas Terpanggang