Foto / News
Rabu, 20 Mei 2026 | 18:20 WIB
Pengunjung mengamati lukisan pada pameran temporer Science SciArt 8.0 Gelora Api Kebangkitan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat diorama sejarah di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung mengamati lukisan pada pameran temporer Science SciArt 8.0 Gelora Api Kebangkitan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengunjung mengamati lukisan pada pameran temporer Science SciArt 8.0 Gelora Api Kebangkitan di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Museum Kebangkitan Nasional memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-188 bertema Bangkit Dari Sini dengan menghadirkan berbagai kegiatan antara lain pameran lukisan temporer Science SciArt 8.0 Gelora Api Kebangkitan, pameran meriam.

Pameran tersebut juga menghadirkan ruang imersif “Rebahan di STOVIA” yang dibuat menyerupai asrama siswa sekolah kedokteran STOVIA lengkap dengan audio sejarah untuk memberi pengalaman interaktif bagi pengunjung.

Selain itu dipamerkan juga sekitar 165 koleksi meriam dari era Portugis hingga Hindia Belanda dalam eksibisi “Merawat Memori” sebagai upaya mengenalkan sejarah perjuangan dan perkembangan ilmu pengetahuan kepada generasi muda. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More