Suara.com - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memacu penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi dengan menggelar akad massal KPR BSN Sejahtera sebanyak 6.000 unit rumah secara serentak di seluruh kantor cabang Bank BSN di Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari upaya Bank BSN untuk mencapai target penyaluran pembiayaan perumahan tahun 2026, sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.
Akad massal tersebut mencerminkan semakin luasnya jangkauan layanan Bank BSN kepada berbagai lapisan masyarakat. Para penerima pembiayaan berasal dari beragam profesi, mulai dari guru, tenaga kesehatan, karyawan swasta, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kinerja penyaluran KPR subsidi Bank BSN menunjukkan tren yang positif. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Bank BSN telah menyalurkan pembiayaan KPR FLPP sebanyak 28.000 unit rumah.
Capaian tersebut turut mengerek pangsa pasar (market share) KPR subsidi Bank BSN menjadi 24,6% berdasarkan data BP Tapera per 24 Juni 2026, meningkat signifikan dibandingkan posisi Desember 2025 yang tercatat sebesar 21,32%.
Dengan dukungan ekosistem pembiayaan syariah yang kuat, Bank BSN optimistis dapat terus memperluas manfaat program KPR subsidi dan membantu semakin banyak keluarga Indonesia mewujudkan impian memiliki rumah pertama.
Berita Terkait
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
PLTMH Kedungrong Andalkan Sungai Kalibawang Terangi Puluhan Rumah
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
-
Melalui QRIS Terintegrasi, OttoDigital Tingkatkan Efisiensi Merchant di Jakarta Fair
-
Garmin Run 2026 Kembali Digelar, Tawarkan Promo Tiket bagi Pelari
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Masyarakat Diajak Pilih Logo Resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Usai Buron, Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan Cileunyi Ditangkap
-
Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi