Fresh.suara.com - Sejumlah tokoh paranormal dalam dunia metafisika turut mengomentari perseteruan antara Pesulap Merah alias Marcel Radhival dengan Gus Samsudin, juga upaya Pesulap Merah membongkar praktik dukun yang disinyalir penipuan. Salah satu tokok paranormal yang berkomentar adalah Nyai Dewi Rantian, paranormal suku Dayak.
Dikutip dari SuaraKalbar.id, alih-alih tersinggung dengan sepak terjang Pesulap Merah membongkar praktik dukun palsu, Nyai Dewi Rantian justru bersikap sebaliknya. Ia mengaku sama sekali tak tersinggung karena apa yang disasar Pesulap Merah hanyalah orang-orang yang berpura-pura memiliki kekuatan paranormal dengan membohongi orang.
"Bagi saya sih dia hanya untuk bukan menjatuhkan spiritual (paranormal) yang real ya, yang betul-betul spiritual. Dia ndak menjatuhkan itu tapi dia menjatuhkan pesulap yang pura-pura jadi paranormal, itu yang saya liat," ujar Nyai Dewi.
Nyai Dewi mengatakan, dirinya tidak perlu tersinggung lantaran kemampuan paranormal yang ia miliki ia klaim betul adanya. Kekuatan untuk menyembuhkan orang sakit tersebut ia warisi dari leluhurnya.
"Saya jujur gak mau tersinggung karena saya benar-benar sih, karena saya ngobatin orang benar-benar. Ngapain saya tersinggung? Saya ngobatin orang real dari turun temurun saya. Apa yang saya tersinggungkan? Kecuali kalo saya tipu orang. Saya bekerja, bekerja betul. Seandainya orang sakit, saya urut. Ndak ada yang keluar segala paku, segala jarum," jawab Nyai Dewi santai.
Ia berharap agar perseteruan Pesulap Merah dengan para dukun yang tersinggung segera selesai.
"Kalau saran saya ya, kita gak perlu sampai sebegitunya. Kalo bisa ngomongin baik-baik, ya kita silahturahmilah ngomongin baik-baik, kan seperti itu," saran Nyai Dewi.
Untuk diketahui, Nyai Dewi Rantian adalah seorang paranormal yang berasal dari suku Dayak Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Ia memperoleh keahlian paranormal untuk menyembuhkan orang sakit secara turun temurun dari leluhurnya.
Baca Juga: Ekspresi Istri Ferdy Sambo di Video Ini Disorot, Netizen: Tangannya Pegang Mobil
Berita Terkait
-
3 Fakta Blunder Gus Samsudin Terjemahkan Ayat Alquran
-
Akhirnya Suhunya Dukun Turun Tangan, Ini Katanya soal Heboh Pesulap Merah Vs Gus Samsudin
-
Ditanya Alasan Gagal Obati Selebgram Cantik, Gus Samsudin Berkelit Begini
-
Dikritik karena Datangkan Gus Samsudin, Ini Pembelaan dr Richard Lee
-
Dilaporkan Persatuan Dukun, Pesulap Merah Siap Balas dengan Pasal Ini
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%