Fresh.suara.com - Perseteruan antara Gus Samsudin dengan Pesulap Merah hingga kini masih bergulir, sampai-sampai menuai komentar dari Ketua Persatuan Dukun Nusantara (Pedunu). Gus Fatah. Gus Fatah tidak memihak siapapun, namun mengkritik kedua belah pihak lantaran dinilai sudah “offside”. Seperti apa?
Seperti diketahui, pemilik Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin, jadi dikenal masyarakat luas lantaran disoroti Pesulap Merah sebagai dukung yang melakukan praktik dengan apa yang disebutnya sebagai trik atau kebohongan. Gus Samsudin, yang disinyalir melakukan pengobatan dengan trik dan perlengkapan sulap, juga kian populer, lantaran bersikukuh bahwa dirinya tidak menipu sama sekali. Ia bahkan mempolisikan Marcel Radhival si Pesulap Merah sekaligus menuntut ganti rugi hingga Rp100 miliar.
Gus Fatah, Ketua Persatuan Dukun Nusantara (Pedunu) di Banyuwangi pun buka suara. Mengutip Suarajatim.id, Gus Fatah memberikan saran agar Gus Samsudin dan Pesulap Merah membenahi sikap mereka.
"Kayak Samsudin ya juga harus mengakui bahwa apa yang dilakukan itu bagian dari pembodohan publik. Si Marcel itu harus mengedepankan etika komunikasi, jadi mencerminkan edukasi," ungkapnya dikutip dari Suarajatim.id.
Gus Fatah juga menekankan bahwa dalam kasus ini, Gus Samsudin dan Pesulap Merah sama-sama telah “offside” alias kebablasan.
"Kedua-duanya offside, Samsudin itu beraktivitas melakukan sesuatu yang itu dipahami kalau itu adalah trik dan dipastikan itu adalah trik," kata Fatah.
"Kemudian si Pesulap Merah itu berasumsi memberi edukasi, edukasi yang seperti apa, bukan dengan proses yang meninggalkan etika-etika dalam edukasi. Maka keduanya saya kira offside," katanya menambahkan.
Gus Fatah mengatakan, praktik perdukunan Gus Samsudin tidak mencerminkan bagian dari spiritual maupun supranatural, sedangkan Marcel juga tidak mencerminkan etika baik dalam berkomunikasi.
Terkait keputusan Gus Samsudin membawa persoalannya dengan Pesulap Merah ke ranah hukum, Gus Fatah menganggapnya berlebihan. Baginya, ada solusi untuk menyelesaikan konflik di antaranya keduanya tanpa melibatkan tangan hukum.
Baca Juga: Dihujat Tak Bersyukur Dapat Nafkah 25 Juta dari Sule, Nathalie Holscher Beberkan Kebutuhannya
"Kalau itu dibawa ke ranah hukum saya kira berlebihan lah, jadi kedua-duanya itu harusnya duduk bareng, terus introspeksi masing-masing," ujar Gus Fatah.
Berita Terkait
-
Ditanya Alasan Gagal Obati Selebgram Cantik, Gus Samsudin Berkelit Begini
-
Dikritik karena Datangkan Gus Samsudin, Ini Pembelaan dr Richard Lee
-
Dimarahi Istri karena Nekat Iris Tangan, Gus Samsudin Marah pada dr Richard Lee
-
Dikasih Pisau dan Gunting untuk Buktikan Ilmu Kebal, Gus Samsudin Kok Malah Begini?
-
Dilaporkan Persatuan Dukun, Pesulap Merah Siap Balas dengan Pasal Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter