Fresh.suara.com - Perbuatan keji yang dilakukan Irjen Ferdy Sambo tampaknya tidak hanya berimbas pada institusinya saja, namun keluarga Ferdy Sambo pun terkena cacian dari publik.
Keluarga Ferdy Sambo termasuk anak sulungnya pun jadi pusat perhatian. Anak Irjen Ferdy Sambo kini di-bully di internet. Terlebih foto anak Irjen Ferdy Sambo juga beredar di internet hingga terjadi korban doxing. Identitas serta tempat kuliahnya juga beredar luas di media sosial.
Ahmad Rifai, pengacara yang juga produser film itu berpendapat, perundungan di media sosial terhadap anak Irjen Sambo harus segera dihentikan.
Menurutnya, bullying yang ditujukan kepada anak Irjen Ferdy Sambo salah sasaran. Dia merasa anak Irjen Ferdy Sambo tidak berhak mempertanggungjawabkan perbuatan orang tuanya tersebut.
"Itu yang harus dihentikan. Orang yang tidak kena masalah dan tidak mempertanggungjawabkan perbuatan maka harus dijauhkan dari hukuman sosial termasuk bully," ujar Ahmad Rifai dalam sebuah wawancara dikutip dari Detik.com
"Media sosial sangat luar biasa menekan dan mempengaruhi sesuatu, ini sangat sering terjadi. Masyarakat harus bijak melihat kasus ini dan jangan asal mem-bully orang di kasus. Asas hukum harus sangat hati-hati," tambah dia.
Tak hanya itu, pengacara KPK dalam kasus Cicak vs Buaya beberapa tahun silam itu juga menyinggung soal peran Komnas HAM dalam kasus ini. Menurutnya, Komnas HAM sudah waktunya buat mundur.
"Yang wewenang pengawasan dalam penerapan hukum adalah Ombudsman, bukan Komnas HAM. Sepertinya Komnas HAM sudah saatnya mundur dari kasus Sambo ini karena kasusnya sudah terang dan jelas. Fungsinya untuk apa? Apa kasus pelecehan? Tidak ada kewenangan dan tidak bisa menuntut soal itu," tutupnya.
Sebelumnya, Ketua KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), Susanto, meminta agar masyarakat berhenti melakukan bullying dalam bentuk apapun.
Baca Juga: Ini Kronologi Luna Maya Ambruk saat Jajal Tantangan Keripik Pedas bareng Bobon Santoso
Susanto menyebut bahwa bullying dapat berakibat buruk pada tumbuh kembang optimal yang bersangkutan.
"Apapun alasannya, bullying tidak dapat dibenarkan dan siapapun orangnya tidak boleh melakukan bullying, kapanpun dan dimanapun," kata Susanto kepada wartawan belum lama ini.
Tag
Berita Terkait
-
Pengakuan Berbeda Bharada E dan Ferdy Sambo, Satu Bilang Begini Satu Bilang Begitu
-
2 Pengakuan Ferdy Sambo pada Komnas HAM, yang Kedua Seperti Film Konspirasi
-
Namanya Masuk Bagan Viral Konsorsium 303 Kaisar Sambo, Ini Langkah yang Diambil Tom Liwafa
-
Lagi! Polisi Lagi Gerak Jalan Diteriaki Ferdy Sambo oleh Warga
-
Bersandar pada Salib, Ibunda Brigadir J Berderai Air Mata di Atas Pusara Anaknya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana
-
Bus ALS di Muratara Diduga Hindari Lubang Sebelum Tabrakan dengan Truk Tangki
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
Efisiensi Waktu, BRI Private Tawarkan Akses Eksklusif Jet Pribadi bagi Nasabah