Fresh.suara.com - Penyidik kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J akan mempertemukan kelima tersangka dalam satu lokasi pada Selasa (30/8/2022) mendatang. Hal itu dilakukan dalam rangka rekonstruksi pembunuhan berencana Brigadir J.
Kelima tersangka yang akan dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut adalah Ferdy Sambo, yang menjadi otak pembunuhan, Bharada Eliezer atau Bharada E dan Bripka Ricky Rizal yang tak lain ajudan Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf sang sopir, dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang dijadikan tersangka paling akhir.
Rekonstruksi akan disaksikan pula oleh para pengacara dan jaksa penuntut umum. Tak ketinggalan dari pihak Komnas HAM.
"Selain menghadirkan lima tersangka dan juga didampingi oleh pengacara, nantinya ikut menyaksikan rekonstruksi tersebut jaksa penuntut umum," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Sabtu (27/8/2022).
Rekonstruksi digelar di rumah dinas Ferdy Sambo di Perumahan Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dengan rekonstruksi ini, diharapkan jaksa penuntut umum memperoleh deskripsi jelas atas kasus yang terjadi.
"Dari Dirtipidum menyampaikan untuk memperjelas kontruksi hukum dan peristiwa yang terjadi, agar JPU mendapat gambaran yang lebih jelas dan sama dengan fakta-fakta dan keterangan para tersangka dan saksi di BAP agar berkas bisa segera P21," lanjut Dedi.
Berita Terkait
-
Tak Ditahan, Begini Cara Penyidik Cegah Putri Candrawathi Kabur ke Luar Negeri
-
Irma Hutabarat Sebut Istri Sambo Tak Punya Hati, Kritik DPR yang Tak Peduli Keluarga Brigadir J
-
Putri Candrawathi Kekeuh Korban Kekerasan Seksual ,Bantah Terlibat Bunuh Brigadir J
-
Keluarga Brigadir J Ditanyai Psikolog soal Perubahan Gerakan Almarhum saat Bersama Rekan Pria
-
Wartawan Terkecoh, Putri Candrawathi Tahu-Tahu Datang ke Bareskrim Pakai Cara Tak Lazim
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?