Fresh.suara.com - Pengacara senior Otto Hasibuan memberikan pandangannya mengenai kasus dugaan pembunuhan berencana dengan tersangka Ferdy Sambo, Bharada E, dan tiga orang lainnya. Menurut Otto, hingga kini, sudah ada 3 skenario yang didengar masyarakat, dan bisa jadi kelak ada yang ke-4.
Otto lantas berandai-andai, bisa saja kelak Ferdy Sambo menolak disebut melakukan pembunuhan berencana. Pasalnya, dalam pengakuannya sejauh ini, Ferdy Sambo hanya memerintahkan Bharada E untuk menembak, bukan membunuh Brigadir J.
Pakar Hukum Pidana, Otto Hasibuan memberikan pandangannya terkait hal tersebut dalam acara Indonesia Lawyers Club pada 3 September 2022.
“Sambo mengatakan dia tidak melakukan penembakan. Katanya ‘saya perintahkan hanya dihajar saja, tapi dia melakukan tembakan’. Kalau bilang diperintahkan tembak katanya sama si Bharada E lantas dia bunuh orang ini, sambo bisa bilang ‘saya gak suruh bunuh, saya suruh tembak saja’” ucap Otto Hasibuan, dikutip dari YouTube Indonesia Lawyers Club, Sabtu (3/9/22).
Pernyataan Otto Hasibuan juga diunggah kembali oleh akun TikTok Gensa Shop, ia menyebut jika ini merupakan persoalan yang cukup serius dalam peradilan.
“Kalau tembak kan peluk kakinya, tapi dia melakukan pembunuhan. Ini kan jadi persoalan yang cukup serius dalam praktik peradilan,” tuturnya.
Kemudian, Otto membayangkan jika kasus Ferdy Sambo ini di pengadilan. “Andaikan ini kasusnya di pengadilan, saksi-saksinya itu hanya berapa orang, itu-itu saja kan orangnya,” kata Otto Hasibuan.
Otto juga mengimbau jika masyarakat tidak boleh terjerumus kedalam skenario Ferdy Sambo. Menurutnya, terlalu banyak informasi yang dibuat dan mudah membuat masyarakat percaya terkait dengan skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo.
“Kita tidak boleh terperangkap, kecuali pengacara-pengacara yang sudah mengetahui dalamnya mungkin ya. Tapi masyarakat umum tidak boleh terperangkap dengan informasi operasi di televisi ini,” kata Otto
Baca Juga: Berani! Pengacara Dukun Sebut Hotman Paris Belepotan Bicara soal Hukum
Sebelumnya, Ferdy menyampaikan bahwa dirinya tidak ingat berapa kali dia melepaskan tembakan ke arah dinding. Dia hanya ingat meletakkan pistol HS-9 itu di sebelah jenazah Yosua.
Cerita versi Ferdy Sambo ini berbeda dengan keterangan yang pernah disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada publik, dan BAP terakhir Richard Eliezer.
Beberapa waktu lalu, Kapolri sempat menyatakan bahwa fakta yang ditemukan tim khusus bentukannya adalah Bharada E menembak Yosua atas perintah Ferdy. Bharada Richard Eliezer, dalam BAP-nya, juga mengatakan dirinya mendapat perintah Ferdy Sambo untuk membunuh Yosua.
Berita Terkait
-
Pengacara Brigadir J Tuding Komnas Perempuan Jadi Aliansi Strategis Putri Candrawathi, Ini Alasannya
-
Sudah Terlanjur Dicap Pendusta, Putri Candrawathi Disangsikan Bisa Lakukan Hal Ini
-
Putri Candrawathi Dicurigai Lakukan Malingering, Apa Pula Itu?
-
Komnas HAM Wanti-Wanti Begini, Ferdy Sambo: Elu Nggak Tahu Siapa Gua!
-
Ketua Komnas HAM Ungkap Kemampuan Ferdy Sambo: Sebagai Bos Mafia, Dia Tahu Caranya Keluar dari...
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan
-
Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
7 Cara Mengurus Surat Pindah Domisili ke Palembang Secara Online Tanpa Antre, untuk Pendatang Baru
-
Mahalini Dikritik Sombong Usai Tolak Foto Bareng Fans, Responsnya Dinilai Bikin Kesal
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 24 untuk Harian, Kokoh dan Nyaman Mulai Rp800 Ribuan
-
Selain Grup Chat Mesum 16 Mahasiswa FH UI, Ini 15 Bentuk Kekerasan Seksual Lain yang Jarang Disadari
-
Dasco Dijadwalkan Hadiri Kongres Advokat Indonesia di Semarang Jumat Pekan Ini
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut
-
Balik ke Industri Ponsel, HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Rilis Bulan Depan