/
Selasa, 06 September 2022 | 09:37 WIB
Putri bersandar di bahu Sambo

Fresh.suara.com - Kelima tersangka atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J akan diperiksa menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector. Tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan diuji tingkat kejujurannya lewat pemeriksaan tersebut.

Terkait hal tersebut Komjen Pol (purn) Ito Sumardi mengatakan jika alat lie detector tidak bisa dipaksakan kepada seseorang dan tidak menjamin bahwa orang itu akan berkata jujur, dan tidak bisa menjadi salah satu petunjuk dalam pemeriksaan.

“Kalau penggunaan lie detector itu bukan bagian dari CSI (Crime Science Investigation). Karen penggunaan lie detector itu juga tidak bisa kita paksakan kepada seseorang, dia punya hak untuk menolak,” kata Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi dalam kanal YouTube tvOneNews, Selasa (6/9/22).

“Kenapa demikian? karena akurasi dari lie detector itu sampai saat ini belum bisa dijamin seratus persen dan itu tidak bisa dijadikan satu petunjuk bahwa orang tersebut mengaku atau tidak,” lanjutnya.

Selain lie detector, Ito juga menyebut jika ada teknologi baru bernama hipnoterapi yang bisa dilakukan saat pemeriksaan, namun teknologi tersebut juga belum tentu akurat.

“Ada juga teknologi baru menggunakan hipnoterapi, itu pun belum tentu akurat. Mungkin kita kalo liat acara tv uya kuya itu kan orang dibawa hipnotis itu namanya hipnoterapi,” ucap Komjen Ito.

Itu semua, kata Ito, tidak bisa dimasukkan ke dalam berita acara pemeriksaan yang dibawah sumpah. Rangkaian tersebut hanya sebagai petunjuk untuk melihat apakah seseorang tersebut berbohong atau tidak.

“Tapi kalau memang mau digunakan sah-sah saja, semua kewenangan dari penyidik tentunya harus dari persetujuan orang yang akan diberikan peralatan tersebut,” tuturnya.

Seperti diketahui, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan menggunakan alat lie detector saat melakukan proses pemeriksaan.

Baca Juga: Akhirnya, Komnas HAM Akui Dapat Keterangan Pemerkosaan Putri Sambo dari Sosok Ini!

Andi mengatakan uji kebohongan ini dijadwalkan per hari untuk dua orang. Sebelumnya pada hari Senin (5/9), tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf sudah menggunakan alat tersebut.

Sedangkan untuk Ferdy Sambo dan Putri akan dijadwalkan pada hari Rabu (7/9). “Jadwal (uji kebohongan) sampai hari Rabu. (Yang diuji) PC, saksi Susi, dan FS, sedangkan Bharada E sudah duluan (diuji),” kata Andi.

Penyidik sudah menjadwalkan uji kebohongan dari tanggal 5-7 September 2022.

Load More