Hotman Paris Hutapea keras mengatakan tidak pernah akan pernah membuka pintu perdamaian dengan seterunya, Razman Arif Nasution. Penegasan ini disampaikan menyusul gagalnya mediasi antara dirinya dengan Razman Arif Nasution dan Iqlima Kim yang diinisiasi oleh Bareskrim Polri pada Selasa (7/9/2022) kemarin.
Genderang perang dengan Razman Nasution sudah ditabuh Hotman Paris lewat akun media sosial Instagramnya.
Hotman Paris bersikeras akan melanjutkan proses hukum terhadap Razman Nasution di kepolisian, bahkan hingga tingkat pengadilan.
"Tadi mediasi gagal karena sama tidak mau berdamai dengan Razman. Gue mau dia diproses secara hukum, tiada maaf bagimu," ujar Hotman Paris di Instagramnya.
Hotman Paris jengkel dengan tuduhan Razman Arif Nasution terhadapnya. Seperti diketahui, Razman menuding telah melakukan pelecehan seksual terhadap mantan asisten pribadinya, Iqlima Kim.
"Hadapi proses hukum dari saya. Kamu tidak akan saya maafkan," kata Hotman.
Meskipun demikian, Hotman Paris tak munafik kalau sejak awal memang dia dan asistennya memang memiliki kedekatan di permulaan kedekatan mereka.
"Gue nggak munafik," kata Hotman.
Sebelumnya, Hotman Paris dan Razman Arif Nasution terlibat keributan saat mediasi di Bareskrim Polri. Ini seperti disampaikan Abdul Fakhridz Al Doggowi, pengacara Iqlima Kim yang turut mendampingi kliennya di Bareskrim.
"Sangat mencekam. Baru masuk langsung pengin cakar-cakaran abang dengan abang," ujar Abdul.
Baca Juga: Razman Arif Sebut Hotman Paris Akui Pacaran dengan Iqlima Kim, Sempat Pelukan di Ruang Mediasi
Dalam klarifikasinya, Razman Nasutin mengungkap penyebab keributan dengan Hotman Paris. Dia kesal karena Hotman Paris kukuh Razman dihukum.
Iqlima Kim merupakan mantan asisten pribadi Hotman Paris dan ia pernah meminta Razman menjadi pengacaranya.
Perseteruan berawal ketika Iqlima Kim membongkar aib Hotman Paris yang pernah memaksanya menggunakan pakaian seksi saat masih menjadi asisten pribadinya. Malah, menurut Iqlima, Hotman ancam lakukan kekerasan fisik bila permintaannya tidak dituruti.
Waktu itu, Iqlima Kim menggandeng Razman Nasution sebagai kuasa hukum.
Tak terima, Hotman Paris adukan Iqlima Kim dan Razman Arif Nasution ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.
Hotman Paris membantah tuduhan pelecehan seksual yang dituduhkan Iqlima Kim. Hotman Paris berkelit kalau Iqlima Kim justru posesif sehingga melarang aspri lain mendekati Hotman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI: Tata Kelola Perusahaan yang Kuat Jadi Prasyarat Utama Menjaga Keberlanjutan Bisnis
-
Review Film Cinta Lama Babak Kedua: Pelajaran Pengorbanan di Usia Senja
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Tolak Penyimpangan yang Rugikan Negara dan Masyarakat
-
4 HP dengan Kamera 108 MP Harga Rp2 Jutaan, Dilengkapi Layar AMOLED dan RAM Jumbo
-
BRI Tolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat
-
BRI Berlakukan Zero Tolerance terhadap Fraud sebagai Bagian dari Transformasi Berkelanjutan
-
Film Sekuel Solo Leveling Resmi Diproduksi, Lanjutkan Kisah usai Season 2
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
BRI Terus Kuatkan Kepercayaan Publik dan Lindungi Kepentingan Nasabah
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat