Fresh.suara.com - Tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi diperiksa Tim Khusus Badan Reserse Kriminal atau Bareskrim Polri pada Selasa (6/9/22).
Tak hanya Putri Candrawathi, asisten rumah tangga (ART) Susi pun ikut diperiksa di Pusat Laboratorium Forensik disingkat Puslabfor di Sentul, Bogor, Jawa Barat menggunakan alat lie detector.
Tes ini dilakukan untuk mendukung sejumlah kesaksiannya terkait kasus pembunuhan yang terjadi pada 8 Juli lalu tersebut.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan alat lie detector yang digunakan untuk pemeriksaan tersangka pembunuhan ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi yakni mencapai 93 persen.
Selain itu, alat ini juga sudah mendapatkan sertifikasi dari International Organization for Standardization atau ISO. Alat lie detector kepunyaan Polri ini adalah buatan dari Amerika Serikat dan telah digunakan Puslabfor Polri sejak 2019 lalu.
Sayangnya, Dedi tidak menyebutkan secara pasti soal pemeriksaan tersebut, dengan alasan projustisia.
“Hasil polygraph setelah saya berkomunikasi dengan Puslabfor dan juga operator polygraph bahwa hasil polygraph atau lie detector itu adalah projusticial,” kata Dedi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (8/9/22).
Hasil pemeriksaan terhadap Putri, kata Dedi, itu bersifat pro Justitia lantaran memiliki keakuratan 93 persen. Pro Justitia adalah untuk kepentingan hukum.
Dedi mengatakan hasil pemeriksaan Putri Candrawathi di Puslabfor, Sentul, Bogor, Jawa Barat, itu adalah kewenangan penyidik untuk menyampaikan kepada publik.
Baca Juga: Makin Mancung, Fuji Diduga Lakukan Filler Hidung
“Kalau masuk dalam ranah pro justitia berarti hasilnya, penyidik yang berhak mengungkapkan ke teman-teman,” kata dia.
“Termasuk nanti penyidik juga mengungkapkan ke persidangan.” pungkasnya.
Perlu diketahui, lie detector merupakan alat untuk mendeteksi kebohongan yang dilakukan seseorang dengan menggunakan alat mesin poligraf.
Perangkat ini mengumpulkan analisis respons fisiologis manusia melalui sensor yang terhubung ke individu yang diperiksa.
Saat mendeteksi kebohongan, sensor lie detector akan membaca reaksi tubuh. Seperti: kondisi tekanan darah atau detak jantung, perubahan pernapasan, dan keringat di jari tangan. Reaksi psikologis yang terjadi ketika seseorang berbicara, tanpa sadar akan mempengaruhi kerja organ tubuh tersebut.
Berita Terkait
-
Pengakuan Kapolri soal Fahmi Alamsyah, Sehari-harinya Sering Bareng Sambo
-
Keluarga Bharada E Mau Diambil Grup Sambo, Buru-Buru Diselamatkan Brimob
-
Kapolri Ungkap Bahasa-Bahasa yang Bikin Penyidik Ngeri Usut Kasus Sambo
-
CCTV Rumah Sambo yang Rusak Bisa Diperbaiki? Ini Jawaban Pakar Digital Forensik
-
Keluarga Brigadir J Sebut Putri Candrawathi di Atas Angin, Ini Alasannya
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Iran Pertama Kali Tembakkan Rudal Sejjil, Pusat Komando Udara Israel Jadi Target Utama
-
Harry Styles Ungkap Kesedihan Mendalam Usai Kepergian Liam Payne
-
Potret Upacara Melasti dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
-
Ogah Terjebak Macet Horor, Ribuan Pemudik Motor 'Serbu' Pelabuhan Ciwandan Lebih Awal
-
Arus Mudik Lebaran: Jalur Tol Jakarta-Merak Masih Ramai Lancar
-
Umrah di Tengah Konflik Iran-Israel, Habib Usman Tetap Boyong Keluarga Lebaran di Tanah Suci
-
Bukan Mobil, Pemudik Motor Mulai Masuk Jogja: Tembus 129 Ribu Sehari!
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Puncak Arus Mudik Dimulai! 2.390 Mobil per Jam 'Serbu' Semarang via Tol Kalikangkung