Fresh.suara.com - Syahrini tak henti-hentinya jadi sorotan warganet. Segala unggahan istri Reino Barack itu selalu menuai reaksi dan komentar, kadang pujian, kadang pula hujatan.
Belum lagi netizen lupa dengan sejumlah foto kolase Syahrini dan Reino Barack yang diduga diedit, kali ini Syahrini mengunggah foto di Insta Story yang cukup mengejutkan.
Pasalnya, dalam foto tersebut, Syahrini memperlihatkan sebuah kotak makanan luks dengan latar ruang tempat tinggalnya dan suami di Tokyo. Bukan cuma itu, Syahrini juga menuliskan keterangan di foto tersebut.
Dalam keterangan foto itu, Syahrini mengatakan, dirinya baru menyadari bahwa dirinya sudah 10 hari berada di Tokyo, Jepang. Malahan, dalam kalimatnya, ia juga menyebutkan dirinya mengetahui bahwa berat badannya naik empat kilogram.
"Tak terasa 10 hari sudah di tokyo and gained weight 4Kg, hmmm," tulis akun @princessyahrini.
Naik 4 Kg
Postingan tersebut secara tidak langsung menyiratkan bahwa Syahrini banyak menyantap makanan selama di ibukota negeri Sakura tersebut hingga bobot tubuhnya bertambah.
Untuk diketahui, LESS, brand makanan yang tertulis di kotak yang dipegang Syahrini adalah brand bisnis makanan yang dimiliki oleh chef pastry terkenal asal Italia, Gabrielle Riva dan Jepang, Kanako Sakakura. Brand makanan tersebut memiliki tempat usaha di kawasan Meguro-k, Tokyo.
Syahrini memang kerap mengunggah foto dirinya sedang memanjakan diri dengan makanan lezat khas Jepang. Jumat pekan lalu misalnya, Syahrini mengunggah foto dirinya berpelukan dengan suami di sebuah restoran di Tokyo, Jepang. Syahrini mengeluhkan perutnya yang kekenyangan lantaran harus menyantap yakitori kesukaan Reino Barack.
Yakitori adalah sejenis masakan khas Jepang, berupa daging ayam yang ditusuk bersusun seperti sate ayam, kemudian dipanggang di atas bara api.
“Ugh.. thayanx thayanx @reinobarack Istri kekenyangan nee, harus makan yakitori fav suami setiap malam,” tulis Syahrini.
Baca Juga: Syahrini Dituding Kepedean, Sangka Mertua Bicara Baik soal Dirinya, Padahal...
Berita Terkait
-
Syahrini Dituding Kepedean, Sangka Mertua Bicara Baik soal Dirinya, Padahal...
-
Salah Tulis Caption Bahasa Inggris, Syahrini jadi Sasaran Hujatan Netizen
-
Keanehan Foto Syahrini: Jari Reino Tinggal 3, Rumput Karton, dan Bayangan Aneh di Mata Suami
-
Syahrini Ngeluh Kewalahan Dijejali Ini Tiap Malam oleh Reino Barack
-
Habis Kesabaran Terus Digosipin Cerai dari Reino Barack, Syahrini Akhirnya Bertindak!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati