Fresh.suara.com - Belum lama ini tengah ramai perseteruan antara Bunda Corla dan Nikita Mirzani. Pasalnya, wanita yang biasa disapa Nyai itu menuding Bunda Corla menunggak pajak dengan nominal tinggi yakni 500 ribu Euro atau setara dengan Rp 8,1 miliar rupiah.
Tentu saja hal ini ramai diperbincangkan hingga beberapa orang turut menjelaskan sistem perpajakan di negara Jerman.
Salah satu TikTokers bernama Irwan Prasetyo mencoba memberikan pandangannya mengenai kasus Bunda Corla soal pajaknya tersebut.
Video Irwan itu diunggah ulang oleh akun Instagram @lambee.pedes pada Minggu (22/1/2023). Menurut Irwan Prasetyo, ia tidak percaya jika Bunda Corla menunggak pajak hingga Rp 8 miliar.
Namun, Irwan mengatakan jika pajak Bunda Corla pada tahun ini akan naik berkali-kali lipat. Pria berkacamata itu pun menjelaskan bahwa semua karyawan di Jerman, mereka tidak bisa curang mengenai pajak.
Bunda Corla yang bekerja di tempat makan cepat saji itu akan menerima gaji bersih yang sudah dipotong pajak.
“Lagi rame Bunda Corla mangkir bayar pajak 8 miliar di Jerman, kalo menurutku sih enggak, tapi tagihan pajaknya tahun ini kayaknya bakalan naik berkali-kali lipat, lho kok bisa?,” kata Irwan Prasetyo dikutip pada Senin (23/1/2023).
“Ini aku bukan sebagai ahli pajak, tapi cuma dari perspektif aku yang sudah bayar pajak miliaran di Jerman. Nah sebelum viral Bunda Corla kerja di McD, sebagai karyawan di Jerman, kita 90 persen gak bakal bisa curang soal pajak, karena pas gajian kita sudah terima bersih dan sudah dipotong pajak,” lanjutnya.
Kata Irwan, pajak di Jerman sangatlah tinggi. Jika di Indonesia ada orang yang penghasilannya di atas 5 miliar, ia akan dikenakan pajak 35 persen. Lain halnya di Jerman, jika ada orang yang penghasilannya di atas 1 miliar saja, orang tersebut sudah terkena pajak 42 persen.
Baca Juga: Pakai Lipstik Merah Merona, Ini Pose Seksi dan Elegan Wulan Guritno Dibalik Kipas saat Rayakan Imlek
“Ketika Bunda Corla sudah viral dan banyak pemasukan, itu pajaknya bakal melambung tinggi, karena pajak di Jerman tinggi banget. Kalau di Indonesia penghasilan di atas Rp 5 miliar, baru kena pajak 35 persen, kalau di Jerman penghasilan di atas Rp 1 miliar saja sudah kena pajak 42 persen, dan Jerman menganut pajak berdasarkan tempat tinggal,” tambah Irwan.
Selain itu, Irwan pun menyarankan Bunda Corla lebih baik pindah balik lagi ke Indonesia atau pindah ke negara lain seperti Dubai yang pajaknya 0 persen.
“Jadi meski pemasukannya dari negara lain, tetep bayar pajaknya harus di Jerman. Kalau sudah gini mending bunda pindah saja ke Indonesia, atau sekalian pindah ke Dubai yang pajaknya nol persen,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Sebut Bunda Corla Pakai Kokain, Video Bahas Narkoba Jadi Sorotan
-
Membagongkan! Ini Profesi Bunda Corla Sesungguhnya Sebelum Kerja di Mekdi Menurut Nikita Mirzani
-
Nikita Mirzani Sebut Bunda Corla Dimanfaatkan, Cuma Dibayar Segini untuk Acara Meet and Greet
-
Vulgar! Nikita Mirzani Sebut Bunda Corla Tak Miliki Organ Tubuh Ini
-
Waduh! Perseteruan Nikita Mirzani dan Bunda Corla Dipantau Kedutaan Jerman
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Anime The Villager of Level 999: Kala yang 'Lemah' Justru jadi yang Terkuat
-
7 Fakta Maling Gotong N-Max di Boyolali, Motor Dikunci Ganda Tetap Raib
-
Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran di 63 Terminal Penumpang
-
Kronologi 2 Remaja Tenggelam di Sungai Tunjungharjo yang Ditemukan Meninggal Dunia
-
DTSEN Rayakan Satu Tahun, Pemutakhiran Data Terus Diperkuat
-
Pendamping Tak Kasatmata
-
Suasana Berbeda Buka Puasa di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Siapkan 7.000 Makanan Berat dan Takjil
-
Diduga Lakukan Pemerasan, Polda DIY Nonaktifkan dan Patsus Anggota Satintelkam Polres Bantul
-
Usai Tutup Lama dan Digembok, Museum Keraton Surakarta Kembali Dibuka
-
Pemkot Yogyakarta Pastikan Stok Bahan Pangan Selama Ramadan Aman, Masyarakat Diimbau Tak Panik