Fresh.suara.com - Rekonstruksi kasus penganiayaan David Latumahina yang dilakukan Mario Dandy masih terus menjadi sorotan. Beberapa fakta lain tentang kejadian penganiayaan tersebut membuat publik heboh.
Selain aksi brutal yang dilakukan Mario Dandy kepada David, adapun hal lain yang menjadi sorotan yakni sepatu yang dipakai Dandy saat melakukan rekonstruksi.
Putra mantan pegawai Ditjen pajak itu diketahui mengikuti kegiatan gelar perkara menggunakan sepatu branded. Usut punya usut, sepatu Mario Dandy yang digunakan saat gelar perkara bermerek Nike Fly By Mid 2 berkelir hitam.
Melansir dari sejumlah situs marketplace, harga sepatu Mario dibanderol dengan harga sekitar Rp 900.000 hingga Rp 1.000.000. Hal tersebut sangat berbeda dengan alas kaki yang digunakan Shane Lukas, ia hanya memakai sandal bermerek porto yang dibanderol dengan harga murah yakni Rp 30.000.
Mengenai hal tersebut, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi berujar, saat rekonstruksi, Mario harus mengenakan sepatu untuk menyesuaikan kondisi saat penganiayaan terhadap D terjadi.
"(Mario memakai sepatu) untuk menyesuaikan situasi (penganiayaan terhadap D) yang sebenarnya," ucapnya kepada awak media, Minggu (12/3/2023).
Akan tetapi, Hengki menambahkan, Mario mengenakan Nike Fly.by Mid 2 milik polisi bernama Bripka Hary dan bukan punya pribadi Mario Dandy.
"Sepatu itu milik penyidik," ujarnya.
"Itu sepatu penyidik atas nama Bripka Hary," sambung dia.
Baca Juga: Geulis Pisan! Aura Kasih Tampil Sederhana Namun Terlihat Elegan dengan Tank Top Hitam
Polisi pun menyebut sepatu yang dikenakan Mario saat rekonstruksi berbeda dengan barang bukti yang ditunjukkan Polres Metro Jakarta Selatan. Saat penganiayaan, Mario Dandy mengenakan sepatu bermerek Puma.
Berita Terkait
-
Tak Ikut Memukul dan Menendang, Agnes Gracia Pilih Asik Merokok Sambil Lihat Mario Dandy Aniaya David Ozora
-
Terkuak! Saksi Perempuan Inisial APA dalam Kasus Penganiayaan David Ternyata Mantan Pacar Mario Dandy
-
Aniaya David Ozora hingga Koma, Kini Mario Dandy Doakan Anak Pengurus GP Ansor Cepat Pulih
-
Mario Dandy Tak Tahu Jabatan Ayahnya Rafael Alun Dicopot hingga Diperiksa KPK karena Ulahnya
-
Ini Alasan Rekonstruksi Penganiayaan oleh Mario Dandy Batal Dilakukan Hari Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang